Share

Kompolnas Ajak Warga Jangan Beri Jalan Mobil 'Pelat Dewa' Meski Pakai Rotator!

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 21 Januari 2022 20:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 21 52 2535943 kompolnas-ajak-warga-jangan-beri-jalan-mobil-pelat-dewa-meski-pakai-rotator-udebz0s6My.jpg Mobil pakai rotator dan strobo (Sindo)

KEBERADAAN mobil bernomor polisi atau pelat hitam yang menggunakan lampu strobo atau rotator marak di jalanan Jakarta dan sekitarnya. Pengemudinya bahkan kerap ugal-ugalan seenaknya dan membunyikan sirine saat terhalang kendaraan lain, sehingga sangat mengganggu kenyamanan.

Komisioner Kompolnas Pudji Hartanto Iskandar mengatakan mobil pelat hitam walaupun menggunakan pelat nomor kode khusus seperti RF (Rahasia Fasilitas) tidak boleh menggunakan sirine, lampu strobo atau rotator.

Baca juga: Ini 7 Jenis Kendaraan yang Boleh Pakai Lampu Strobo Sesuai Undang-Undang

“Lampu strobokan itu peruntukannya untuk kendaraan sifatnya itu dinas Polri, kemudian kendaraan ambulans, kendaraan pemadam kebakaran, kendaraan pemeliharaan,” kata Puji dalam program ‘Sapa Indonesia Malam’ yang dikutip Okezone dari video Youtube KompasTV, Jumat (21/1/2022).

“Nah, bagi kendaraan yang menggunakan STNK khusus atau TNKB khusus saya katakan itu sama sekali tidak boleh. Tidak ada aturan pelat nomor hitam itu menggunakan sirine, walaupun RF,” tegas mantan mantan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub juga Kakorlantas Polri itu.

Baca juga: Rakyat +62 Harus Tahu, Ini Daftar Pelat Nomor Kendaraan Dewa yang 'Kebal Hukum' di Jalan

Menurut Pudji, mobil pelat hitam yang menggunakan rotator dan sirine memang sangat mengganggu. Selama ini, kata dia, Kompolnas banyak menerima keluhan dari masyarakat perihal itu.

Puji mengaku dirinya kalau berkendara di jalan sementara di belakang ada mobil pelat khusus di luar mobil dinas menggunakan sirine atau rotator, maka ia akan berupaya menghalang-halangi.

Pudji juga mengajak masyarakat melakukan hal serupa. Artinya jangan memberikan jalan ke mobil-mobil pelat dewa yang arogan atau ugal-ugalan menggunakan sirine.

“Sekarang Saya mengimbau, apabila ada bunyi-bunyi, dan dia tidak menggunakan pelat nomor dinas, bisa masyarakat untuk ikut menghalangi, tidak memberikan jalan,” kata Pudji.

Ilustrasi

Selain itu, lanjut Pudji, masyarakat juga bisa memfoto atau memvideokan aksi mobil pelat dewa yang menggunakan sirine dan rotator, kemudian mengirimkan ke Korlantas Polri, bisa dengan mengunggah ke akun media sosial resmi kepolisian.

“Harapan ke depan ini tidak ada lagi. Polisi jangan gamang, jangan takut menindak hal-hal kayak gitu. Masyarakat kita ajak ayo sama-sama membantu menertibkan hal itu.”

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini