Share

Iring-iringan Mobil Mewah di Tol Bikin Macet, Yuk Pahami 6 Etika Saat Konvoi

Tim Okezone, Jurnalis · Minggu 23 Januari 2022 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 23 52 2536482 iring-iringan-mobil-mewah-di-tol-bikin-macet-yuk-pahami-6-etika-saat-konvoi-MmIczww4ux.jpg Iring-iringan Mobil Mewah di Tol (dok Twitter @tmcpoldametro)

JAKARTA - Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) membubarkan konvoi mobil mewah di jalan tol Andara, Jakarta Selatan, Minggu (23/1/2022) pagi.

Alasannya, konvoi mobil mewah ini menyebabkan kemacetan.

Penindakan yang dilakukan oleh Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) tersebut diinformasikan oleh akun Twitter @tmcpoldametro sekitar pukul 11.07 WIB.

Bahkan, ada pula foto-foto saat petugas melakukan penindakan pada sejumlah mobil mewah tersebut.

Selain itu, ada pula foto-foto kemacetan yang terjadi akibat iring-iringan mobil mewah tersebut.

infografis

Kemacetan terjadi lantaran iring-iringan mobil mewah tersebut melakukan dokumentasi hingga menutupi jalanan.

Berkaca dari peristiwa ini, yuk pahami lagi etika yang harus dilakukan saat konvoi dilansir dari laman Hyundai:

1. Tertib berlalu lintas

Kegiatan touring biasanya melibatkan konvoi dengan mobil yang banyak. Untuk itu, penting tetap menjaga rangkaian, namun harus mengutamakan peraturan lalu lintas agar tidak mengganggu kenyamanan dari pengguna jalan lain.

Selain itu, rangkaian di depan sebaiknya menunggu anggota lain jika terputus karena lampu lalu lintas.

2. Pastikan komunikasi lancar

Konvoi menggunakan mobil memerlukan kemampuan berkendara secara teratur dan tertib. Peserta touring juga tidak bisa asal menyalip rekan pada rangkaian, namun harus memposisikan kendaraan sesuai dengan urutan yang sudah disusun.

Untuk itu menjaga komunikasi tiap mobil anggota sangatlah penting. Di sini kita bisa terus berkomunikasi dengan anggota lainnya dengan menggunakan alat komunikasi khusus berupa radio komunikasi yang terhubung ke semua mobil anggota.

Lewat perangkat itu semua pengemudi juga dapat mengetahui kondisi lalu lintas melalui koordinasi lisan dari pengemudi yang berada di rangkaian depan.

3. Berhenti di titik yang telah ditentukan

Selama perjalanan jarak jauh, ada banyak hal yang bisa merepotkan pengendara seperti ke toilet atau mengisi bahan bakar. Karena itu, panitia touring harus menentukan titik lokasi pemberhentian seperti di tempat ibadah dan lokasi pengisian bahan bakar.

4. Periksa kondisi kendaraan

Terlepas dari cara mengemudi dan aturan, peserta konvoi wajib mengecek kendaraan sebelum memulai perjalanan. Pastikan kendaraan dalam kondisi laik pakai.

Periksa dahulu kondisi lampu, oli, rem, tekanan angin, air wiper, hingga kondisi ban cadangan. Pastikan juga bahan bakar penuh dan tidak habis sampai dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) berikutnya. 

5. Rencanakan rute

Cek rute perjalanan untuk memastikan tempat pemberhentian penting yang mungkin diperlukan seperti titik peristirahatan, SPBU untuk mengisi bahan bakar, dan bengkel saat keadaan darurat. Memanfaatkan fitur petunjuk arah (GPS) bisa menjadi solusi untuk memastikan bahwa kita tetap berada di arah yang benar.

6. Siapkan barang bawaan

Rencanakan barang-barang bawaan untuk memastikan segala kebutuhan dalam perjalanan terpenuhi. Hindari membawa barang yang tidak diperlukan agar kabin tetap lapang. Beberapa perangkat seperti penyimpan daya (power bank), charger ponsel mobil, lampu senter, cable jumper serta kotak P3K sangat diperlukan terutama dalam keadaan darurat.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini