Share

Jadi Korban Kecelakaan, Cek Cara Ajukan Klaim Santunan di Jasa Raharja

Mukmin Azis, Jurnalis · Senin 24 Januari 2022 00:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 23 87 2536414 jadi-korban-kecelakaan-cek-cara-ajukan-klaim-santunan-di-jasa-raharja-UaQNz40WdL.jpg Kecelakaan truk diduga rem blong di Balikpapan (Dok iNews/Ist)

JAKARTA - PT Jasa Raharja menjamin seluruh korban tewas maupun luka kecelakaan lalu lintas di Simpang Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/1/2022) pagi mendapat santunan.

Kecelakaan maut truk kontainer diduga akibat rem blong itu mengakibatkan empat orang tewas dan belasan luka-luka.

“Jasa Raharja sangat prihatin atas musibah ini. Kami juga turut berduka cita yang mendalam atas warga yang meninggal dunia,” kata Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan A Purwantono. Pihak Jasa Raharja langsung berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Kaltim dan meninjau lokasi kejadian serta mendatangi rumah sakit rujukan untuk melakukan pendataan kepada seluruh korban kecelakaan.

“Tidak perlu khawatir terkait biaya perawatan rumah sakit, karena Jasa Raharja sudah memberikan surat garansi kepada rumah sakit agar dapat merawat warga yang mengalami kecelakaan tersebut dengan baik,” tutur Rivan.

infografis

Baca Juga:

Koleksi Kendaraan Calon Pemimpin Ibu Kota Baru Ahok vs Bambang Brojonegoro, Tajiran Siapa?

Mobil Ikonik di Film Rain Man Akan Dilelang, Tertarik Beli?

Menurut Rivan, seluruh korban yang mengalami kecelakaan tersebut memperoleh jaminan dari Jasa Raharja sesuai dengan Undang-Undang No 34 Tahun 1964.

Hal ini merupakan bentuk implementasi Program Perlindungan Dasar Pemerintah terhadap warga negara yang mengalami kecelakaan. Sesuai UU tersebut, Jasa Raharja memberikan santunan kecelakaan kepada setiap orang yang meninggal dunia/cacat tetap akibat kecelakaan yang disebabkan oleh alat angkutan lalu lintas jalan, baik di darat, laut, maupun udara.

Berkaca dari peristiwa ini, berikut beberapa cara untuk ajukan klaim santunan di Jasa Raharja melansir laman resminya.

Pertama, seseorang yang ingin mengajukan klaim harus meminta surat keterangan kecelakaan dari unit kecelakaan lalu lintas Polres setempat atau instansi serupa yang memiliki wewenang.

Setelah itu, mintalah surat keterangan kesehatan atau kematian dari rumah sakit dan membawa identitas pribadi korban (asli dan fotokopi) seperti, Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Surat Nikah.

Setelah mendapatkan surat keterangan kecelakaan dan surat keterangan kesehatan atau kematian dari rumah sakit, pengaju klaim bisa mengunjungi kantor Jasa Raharja dan mengisi beberapa formulir seperti formulir pengajuan santunan, formulir keterangan singkat kecelakaan, formulir kesehatan korban, dan keterangan ahli waris jika korban meninggal dunia. Langkah selanjutnya yaitu menyerahkan formulir serta melampirkan dokumen pendukung kepada petugas.

Namun ada beberapa syarat yang harus dimiliki untuk sebagian kategori kecelakaan. Misalnya untuk korban luka-luka yang mendapatkan perawatan harus memiliki laporan polisi berikut sketsa Tempat Kejadian Perkara (TKP) atau laporan kecelakaan pihak berwenang lainnya, kuitansi biaya perawatan, kuitansi obat-obatan yang asli dan sah yang dikeluarkan oleh rumah sakit, fotokopi KTP korban, surat kuasa dari korban kepada penerima santunan (bila dikuasakan) dilengkapi dengan fotokopi KTP korban penerima santunan dan fotokopi surat rujukan bila korban pindah ke Rumah Sakit lain.

Sementara bagi korban meninggal dunia di TKP, untuk mengajukan klaim asuransi pada Jasa Raharja harus menambah beberapa syarat seperti laporan polisi berikut sketsa TKP atau laporan kecelakaan pihak berwenang lainnya, surat kematian dari rumah sakit atau surat kematian dari kelurahan jika korban tidak dibawa ke rumah sakit, fotokopi KTP korban dan ahli waris, fotokopi KK, fotokopi surat nikah bagi korban yang telah menikah dan fotokopi akta kelahiran atau akte kenal lahir bagi korban yang belum menikah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini