Share

Konvoi Mobil Mewah di Tol Andara, Cek Aturan Berhenti di Jalan Tol dan Sanksinya

Kurniawati Hasjanah, Okezone · Senin 24 Januari 2022 09:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 52 2536715 konvoi-mobil-mewah-di-tol-andara-cek-aturan-berhenti-di-jalan-tol-dan-sanksinya-Vl1L56zyd5.jpg Iring-iringan Mobil Mewah di Tol (dok Twitter @tmcpoldametro)

JAKARTA - Heboh konvoi mobil mewah di jalan Tol Depok-Antasari yang sempat bikin macet. Para pengemudi mobil mewah itu bahkan foto di tengah jalan tol.

Hal ini diketahui melalui unggahan Twitter TMC Polda Metro Jaya dilansir Okezone pada Senin (24/1/2022).

Dalam foto yang diunggah, konvoi mobil itu tampak dihentikan Satuan Polisi Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya.

Terlihat antrean kendaraan lain di belakang konvoi mobil mewah tersebut.

Kepala Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Sutikno menjelaskan, peristiwa itu terjadi Minggu pagi (23/1/2022).

infografis

Baca Juga:

Dipasang di Lamborghini, Terungkap Arti di Balik Pelat Nomor Mobil Raffi Ahmad

Intip 8 Koleksi Motor Sport Crazy Rich Bandung Doni Salmanan, Ada yang Berlapis Emas!

"Minggu, 23 Januari 2022, pukul 10.45 WIB. Dilakukan peneguran kendaraan mobil mewah yang beriringan yang sedang melaksanakan dokumentasi di dalam tol," terang Kompol Sutikno.

Berkaca dari peristiwa ini, sebaiknya pengendara mengetahui aturan dan larangan yang harus ditaati saat berkendara di jalan tol.

Aturan dan larangan saat berkendara di jalan tol telah termuat dalam Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol.

Beragam aturan dan larangan untuk para pengendara di jalan tol tertulis di dalam Pasal 41. Berikut rinciannya:

  • Pada jalur lalu lintas jalan tol Jalur lalu lintas diperuntukkan untuk arus lalu lintas pengguna jalan tol
  • Lajur lalu lintas sebelah kanan hanya diperuntukkan bagi kendaraan yang bergerak lebih cepat dari kendaraan yang berada pada lajur sebelah kirinya
  • Dilarang berhenti Dilarang menarik/menderek/mendorong kendaraan lain, kecuali penarik/penderek/pendorong dari pihak pengelola jalan tol
  • Dilarang menaikkan atau menurunkan penumpang dan/atau barang dan/atau hewan

Pada bahu jalan tol

  • Digunakan untuk arus lalu lintas pada keadaan darurat Digunakan untuk kendaraan yang berhenti darurat
  • Dilarang menarik/menderek/mendorong kendaraan lain, kecuali penarik/penderek/pendorong dari pihak pengelola jalan tol
  • Dilarang menaikkan atau menurunkan penumpang dan/atau barang dan/atau hewan
  • Dilarang untuk mendahului kendaraan

Selain itu, ada larangan lain bagi para pengguna jalan tol yang tertulis pada Pasal 42 PP No 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol.

Larangan tersebut adalah dilarang membuang benda apa pun, baik disengaja maupun tidak disengaja, di sepanjang jalan tol.

Berdasarkan pasal 287 UU Nomor 22 Tahun 2009, bagi pelanggar pengguna bahu jalan tol bisa dikenakan denda sebesar Rp500.000. Berikut bunyinya:

(1) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan Rambu Lalu Lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf a atau Marka Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf b dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini