Share

Kecelakaan Beruntun di Flyover Jatibaru Tanah Abang, Cek Panduan Jarak Aman dengan Mobil Depan

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 26 Januari 2022 09:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 26 52 2537881 kecelakaan-beruntun-di-flyover-jatibaru-tanah-abang-cek-panduan-jarak-aman-dengan-mobil-depan-31evDK22wS.jpg Kecelakaan beruntun di Flyover Jatibaru Tanah Abang (dok Instagram @jktinfo)

JAKARTA - Viral sebuah video memperlihatkan kecelakaan beruntun yang terjadi di Flyover Jatibaru Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Video ini pertama kali diunggah melalui akun Instagram @jktinfo pada Rabu (26/1/2022).

Terlihat tiga mobil dan satu taksi terlibat dalam kecelakaan tersebut.

"Tabrakan beruntun sejumlah kendaraan di flyover jatibaru tanah abang pada pagi hari ini," demikian keterangan postingannya.

infografis

BACA JUGA:Belajar dari Kecelakaan Balikpapan, Catat Langkah Aman Berhenti di Lampu Merah

BACA JUGA:Tak Perlu Repot ke Samsat, Begini 3 Cara Cek Pemilik Plat Nomor Kendaraan

Belum diketahui penyebab terjadinya tabrakan beruntun tersebut.

Dalam video itu, tampak taksi berwarna biru ringsek bagian depan, sedan berwarna merah ringsek bagian depan dan belakang.

Sementara Toyota Innova dan Nissan Serena berwarna hitam tidak terlihat ringsek.

Panduan Jarak Aman

Berkaca dari kecelakaan beruntun yang sering terjadi belakangan ini, sebaiknya pengendara mengetahui panduan jarak aman dengan mobil depan agar terhindar dari insiden yang tak diinginkan.

Melansir akun Instagram Kementerian Perhubungan @kemenhub151, jarak aman ini bergantung pada masing-masing kecepatan kendaraan.

"Jarak antar kendaraan menjadi salah satu hal yang mesti diwaspadai tiap pengemudi. Terutama saat kondisi jalan licin akibat hujan atau sewaktu kondisi lalu lintas sedang padat. Benturan mendadak antar kendaraan sangat mungkin terjadi karena jarak yang terlalu dekat. Demikian pula ketika menjumpai jalur menanjak. Menjaga jarak antara satu kendaraan dengan lainnya merupakan langkah bijak demi keselamatan perjalanan," demikian keterangan postingannya.

infografis

Jarak antar kendaraan juga ada dua yakni jarak minimal dan jarak aman. Jarak minimal adalah jarang yang paling dekat yang tidak boleh dilewati antara mobil belakang dengan depannya. Jenis jarak ini belum tentu aman, dan pengemudi harus berhati-hati apabila terjadi pengereman mendadak dari kendaraan di depannya.

Sedangkan jarak aman adalah jarak yang paling disarankan. Terutama, saat melaju di jalanan basah. Pengereman di jalan basah butuh waktu lebih lama dibandingkan pada jalan yang kering.

Baca Juga:

Belajar dari Kecelakaan Balikpapan, Catat Langkah Aman Berhenti di Lampu Merah

Tak Perlu Repot ke Samsat, Begini 3 Cara Cek Pemilik Plat Nomor Kendaraan

Untuk kecepatan kendaraan 30 km/jam jarak minimal yang disarankan adalah 15 meter sementara jarak aman 30 meter. Kecepatan 40 km/jam pengendara harus menjaga jarak minimal 20 meter dan jarak aman 40 meter. Kecepatan 50 km/jam sebaiknnya kendaraan dijaga di jarak 25 meter juga jarak aman 50 meter.

Semakin cepat kendaraan maka jarak minimalnya pun semakin tinggi, di kecepatan 60 km/jam jarak minimalnya 40 meter dan jarak amannya 60 meter, jika menempuh kecepatan 70 km/jam, mobil dijaga pada jarak minimal 50 meter dan jarak amannya 70 meter.

Saat mobil melaju dengan kecepatan 80 km/jam, jarak minimal yang disarankan adalah 60 meter dan jarak aman 80 meter. Kecepatan 90 km/jam jarak minimal bisa dijaga pada 70 meter sementara jarak aman 90 meter. Terakhir, apabila mobil melaju dengan kecepatan yang lumayan tinggi yaitu 80 meter maka jarak amannya 100 meter.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini