Share

Erick Thohir Akan Kolaborasikan Mobil Listrik Buatan Unila dengan Pindad

Antara, Jurnalis · Senin 31 Januari 2022 16:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 31 52 2540542 erick-thohir-akan-kolaborasikan-mobil-listrik-buatan-unila-dengan-pindad-pkryrsGKid.jpg Mobil listrik karya dosen dan mahasiswa Universitas Lampung (Antara/Dian)

MENTERI BUMN Erick Thohir akan mengkolaborasikan mobil listrik Electric Vehicle Unila (E.V.U 01) buatan para mahasiswa dan dosen Universitas Lampung (Unila) dengan BUMN PT Pindad (Persero).

"Saya rasa nanti kita kenalkan saja ke Pindad supaya bisa dipelajari, karena memang Pindad sudah bisa produksi mobil yakni Maung namun masih menggunakan bahan bakar bensin. Coba kita lihat apakah teknologi ini bisa kita kerjasamakan dengan Pindad supaya kita bisa membuat kendaraan buatan Indonesia," ujar Erick Thohir saat menghadiri seminar di Universitas Lampung sebagaimana diikuti secara daring dari Jakarta, Minggu.

 BACA JUGA: Universitas Lampung Luncurkan Mobil Listrik, Bodinya Terbuat dari Daun Bambu dan Rami

Dalam kesempatan tersebut, Erick Thohir meminta nama-nama mahasiswa yang terlibat dalam pembuatan mobil listrik Electric Vehicle Unila (E.V.U 01) kepada Rektor Unila Prof. Dr. Karomani.

 

"Jadi nanti saya minta nama-nama mahasiswanya, lalu kerjasamanya seperti apa, dan nanti kita bawa Pindad," katanya.

Erick Thohir menyampaikan bahwa Kementerian BUMN sangat membuka kerjasama seperti ini.

 BACA JUGA: BMW Indonesia Fokus ke Mobil Listrik Tahun Ini, Berikut 3 Model Baru yang Segera Meluncur

"Contohnya motor listrik GESITS merupakan penemuan dari ITS Surabaya yang sekarang sudah bekerjasama dengan BUMN dan sudah diproduksi oleh BUMN. Di situ juga ada komposisi saham, ada saham buat penemu dan universitasnya, dan hal ini tentunya telah berjalan," katanya.

Sebelumnya Universitas Lampung (Unila) meluncurkan satu unit mobil listrik yang diberi nama Electric Vehicle Unila (E.V.U 01) karya dari dosen dan mahasiswa kampus tersebut.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila Prof. Dr Asep Sukohar mengatakan bahwa peluncuran mobil listrik ini sebagai upaya Unila dalam membantu mengurangi pemanasan global dan memenuhi penilaian UI Green Metric serta mendukung program sustainable development goals (SDG's).

 Ilustrasi

"Kalau kita lihat mobil listrik bodinya sedikit tidak rata, karena kendaraan ini terbuat dari fiber yang disisipkan bahan alam, salah satunya serat bambu. Tentunya ini sangat mendukung program UI Green Matric dan SDGs," kata dia.

Ia berharap ke depan program mobil listrik ini akan berkelanjutan guna menyempurnakan kekurangan yang ada.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini