Share

Perjalanan Pesawat Jet Bocor, Elon Musk Tawarkan Rp72 Juta untuk Hapus Akun Si Pelacak

Wasis Wibowo (Koran Sindo), Koran SI · Senin 31 Januari 2022 12:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 31 86 2540312 perjalanan-pesawat-jet-bocor-elon-musk-tawarkan-rp72-juta-untuk-hapus-akun-si-pelacak-KtViR9BN9e.JPG Elon Musk (dok. ANTARA/REUTERS/Brian Snyder/am)

ELON Musk , CEO Tesla dan SpaceX serta multi-miliarder, tak diragukan lagi merupakan pengguna Twitter paling aktif.

Namun, dia sangat tertutup tentang kehidupan pribadinya sehingga tidak nyaman jika aktivitasnya terekspos secara luas. Tentu ini bisa mendatangkan peningkatan risiko keamanan dan perlu menambah pengawasan terhadap berbagai hal yang tidak diinginkannya.

Makanya, dia mulai resah ketika akun Twitter @ElonJet memposting data jet pribadi miliknya, seperti waktu penerbangan, lepas landas, dan pendaratan.

Apalagi postingan akun Twitter @ElonJet sejak November lalu, menarik perhatian sekitar 89.000 pengikut dan terus bertambah. Elon Musk pun beraksi atas postingan tersebut. “Bisakah Anda menghapus ini? Ini adalah risiko keamanan,” dalam DM ke Jack Sweeney, yang membuat akun Twitter @ElonJet seperti dikutip dari laman autoevolution, Minggu (30/1/2022).

infografis

Autoevolution telah melihat pertukaran komunikasi antara keduanya, mulai pada bulan November dan berlanjut hingga sekarang. Jack, seorang mahasiswa, membuat sekitar 15 bot yang mengurai data di beberapa jet pribadi untuk umum.

Sebagian besar jet pribadi itu dimiliki oleh orang-orang di bidang teknologi seperti Musk, Bezos, dan Gates.

Setiap bot diberi akun Twitter dan akan memposting informasi tentang jet pribadi masing-masing. Jet pribadi Musk, Gulfstream G650 2015, sering bepergian, meskipun tidak selalu bersamanya.

Namun, fakta bahwa akun tersebut membagikan informasi tentangnya secara real-time tidak cocok dengan gaya CEO Tesla ini. Elon Musk pun menawarkan Jack USD5.000 atau sekitar Rp72 juta untuk menutup akunnya.

Jack menjawab bahwa dia lebih suka memiliki Tesla atau, dana untuk biaya kuliahnya.

Ketika Musk bertanya kepadanya bagaimana dia bisa melacak jetnya dengan sangat akurat, Jack menjelaskan bahwa botnya membaca data di ADS-B Exchange. Transmisi dari transponder ADS-B ada di semua pesawat.

Jet Musk ada di daftar blokir LADD, jadi datanya tidak ditampilkan di daftar pelacakan FAA. Bot Jack dapat menyinkronkan data dari ADS-B Exchange ke jalur penerbangan FAA yang dianonimkan untuk mendapatkan pembacaan waktu nyata.

“Ini informasi publik, jika Anda tahu di mana mencarinya,” katanya.

Pada akhir bulan lalu, Jack menawarkan untuk membantu Musk dan membuatnya lebih sulit untuk dilacak oleh "orang gila".

Elon Musk awalnya mengatakan "memikirkannya," yang mungkin termasuk saran Jack untuk menambahkan angka 0 lagi ke penawaran awal USD5.000.

Apa pun proses pemikirannya, dia akhirnya menambahkan bahwa rasanya tidak tepat untuk “membayar untuk menutup ini.”

Jack memberi tahu autoevolution bahwa dia berencana untuk membuat akun Twitter itu tetap berjalan untuk saat ini.

Dia sudah mendapatkan tanggapan negatif yang kuat dari beberapa penggemar dan pengikut Elon Musk, tetapi dia memilih untuk mengabaikannya.

Di Twitter, sikap resminya adalah bahwa semua ini adalah informasi publik tentang pesawat milik pribadi, bukan orang yang memilikinya. (nia)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini