Share

Hampir 3.000 Kendaraan Berknalpot Bising Kena Razia, Ini Faktanya

Agus Warsudi, Koran SI · Rabu 02 Februari 2022 15:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 02 53 2541268 hampir-3-ribu-kendaraan-berknalpot-bising-kena-razia-ini-faktanya-jB7wKOlfl5.jpg Polisi gelar razia knalpot bising (dok Polda Jabar)

BANDUNG -  Hampir 3.000 kendaraan berknalpot bising, baik mobil maupun motor di Jawa Barat terkena razia petugas Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jabar dan jajaran. Ribuan kendaraan itu terkena razia knalpot bising yang digelar selama satu bulan 1 hingga 31 Januari 2022.

Direktur Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jabar Kombes Pol Romin Thaib mengatakan, dari 2.899 kendaraan yang terkena razia selama Januari 2022, sebanyak 1.214 barang bukti knalpot bising disita dan 92 barang bukti dimusnahkan.

"Sebelum menggelar razia, kami melaksanakan sosialisasi penertiban knalpot bising, baik melalui medsos, media elektronik, media cetak, spanduk, banner, baliho sebanyak 8.687. Tujuannya agar masyarakat paham, taat, dan tertib untuk meminimalisasi dampak yang tidak diinginkan.

infografis

Kombes Pol Romin Thaib menyatakan, sesuai ketentuan Pasal 285 ayat 1 jo ps 106 ayat 3 jo Pasal 48 ayat 2 dan 3, UU Nomor 22 tahun 2009, penggunaan knalpot bising atau yang tidak sesuai standar dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp250.000.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, razia penertiban kendaraan bermotor menggunakan knalpot bising yang dilaksanakan Ditlantas Polda Jabar dan jajaran mendapat dukungan dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, akademisi/ mahasiswa, komunitas.

Dukungan antara lain datang dari Ketua MUI Cicalengka Kabupaten Bandung, Ketua Umum Ojol Karawang, Pemerintah Desa Giriawas, IMI Bogor, Pemkab Bogor, DPRD Bogor, budayawan Sunda, dan lain-lain.

"Knalpot brong dinilai mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat karena suaranya yang menggelagar dan bising membuat pengguna jalan tidak nyaman. Karena itu, Polda Jawa Barat menargetkan wilayah Polda Jabar bebas dari knalpot brong, baik kendaraan sepeda motor maupun mobil," kata Kabid Humas Polda Jabar.

Kombes Pol Ibrahim Tompo menyatakan, knalpot tak standard itu, selain mengganggu kenyamanan lingkungan juga dapat mengakibatkan sesama pengguna jalan dapat kehilangan konsentrasi. Bahkan bisa berujung kecelakaan atau perkelahian di jalan raya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini