Share

Awas Ditilang! Ini Batas Kebisingan Knalpot Racing

Tangguh Yudha, MNC Portal · Selasa 08 Februari 2022 16:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 08 53 2544073 awas-ditilang-ini-batas-kebisingan-knalpot-racing-nKSzBE0KMP.jpg Ilustrasi knalpot racing (iStock)

PEMAKAIAN knalpot bobokan mber kini lagi tren di kalangan anak motor. Sebagian orang menganggap motornya akan terlihat keren dengan mengganti knalpot standar, tapi sesungguhnya hal tersebut beresiko melanggar hukum dan berpotensi ditilang oleh polisi di jalan.

Polisi bisa menilang pengendara motor yang menggunakan knalpot tidak memenuhi syarat layak jalan. Hal ini seperti tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) Pasal 285.

 BACA JUGA: 6 Kerugian Gunakan Knalpot Bobokan Mber, Pakai yang Standar Lebih Aman!

Dalam aturan tersebut, dikatakan bahwa knalpot layak jalan merupakan salah satu persyaratan teknis kendaraan dikemudikan di jalan. Adapun bunyi aturannya adalah sebagai berikut:

Pasal 285 Ayat (1) menyebutkan setiap kendaaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan layak jalan, meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) bisa dipidana dengan ancaman kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp250.000.

 

Berdasarkan aturan itu, kepolisian bisa menilang pengendara motor yang menggunakan knalpot tidak memenuhi syarat layak jalan. Pasti tak mau kan jika harus membayar denda dan repot-repot mengurus tilang di pengadilan?

Nah biar aman dari penilangan, jika ingin mengganti knalpot motor ada standar kebisingan knalpot yang harus dipenuhi.

 BACA JUGA: Pemotor Tewas Terlindas Truk Tangki, Yuk Ingat Lagi Bahaya Menyalip Kendaraan dari Kiri

Standar ini juga telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.56 Tahun 2019 tentang Baku Mutu Kebisingan Kendaraan Bermotor Tipe Baru dan Kendaraan Bermotor yang sedang diproduksi Kategori M, Kategori N, dan Kategori L.

Di dalamnya diatur jika motor berkubikasi 80 cc-175 cc, maka tingkat maksimal kebisingan adalah 80 dB. Lalu untik motor dengan mesin di atas 175 cc, tingkat maksimal kebisingan adalah 83 dB.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini