Share

Dubai Siap Operasikan Taksi Tanpa Sopir, Begini Cara Ordernya

Tangguh Yudha, Jurnalis · Rabu 16 Februari 2022 15:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 16 52 2548193 dubai-siap-operasikan-taksi-tanpa-sopir-begini-cara-ordernya-qrLC5BdbIM.JPG Mobil otonom Cruise (Cruise Company/Khaleej Times)

KOTA Dubai di Uni Emirat Arab (UEA) akan menghadirkan layanan taksi otonom atau tanpa pengemudi mulai 2023. Ini sekaligus menjadikan Dubai sebagai kota pertama di dunia yang mengeluarkan aturan penggunaan kendaraan otonom untuk komersial.

Aturan sudah ditandatangani oleh Otoritas Jalan dan Transportasi Dubai (RTA) bersama dengan perusahaan asal Amerika Serikat, Cruise yang nantinya akan memasuk kendaraan otonom.

 BACA JUGA: Dubai Uji Coba Taksi Tanpa Pengemudi, Siap Dioperasikan Tahun Depan

Melansir dari Khaleej Times, Rabu (16/2/2022), karena layanan taksi otonom terbilang masih baru, Dubai akan lebih dulu melakukan uji coba layanan sebelum benar-benar resmi diluncurkan.

RTA menyebut, uji coba layanan akan di mulai akhir tahun 2022. Baru nanti pada tahun 2023 layanan taksi otonom akan mulai bisa dimanfaatkan, dan ditargetkan pada tahun 2030 sudah ada 4.000 armada taksi otonom yang tersedia.

Kehadiran taksi otonom sendiri menurut RTA akan meminimalisasi pencemaran lingkungan di Dubai. Ini lantaran taksi otonom sendiri nantinya akan berbasis listrik.

Selain itu, taksi otonom juga diklaim dapat meningkatkan tingkat keselamatan lalu lintas jalan. RTA menyebut manusia bertanggung jawab atas 90% kecelakaan, dengan layanan taksi otonom, diharapkan kecelakaan bisa berkurang.

 BACA JUGA: Cara Pasang Ring Piston Mobil yang Benar, Ikuti 7 Langkah Ini

Layanan taksi online di Dubai sendiri nantinya bisa dipesan lewat aplikasi. Cara kerja serta konsepnya sama dengan yang telah ada selama ini, seperti Uber.

Satu hal yang beda adalah nantinya penumpang akan diberi pengontrol penuh atas pengalamannya selama berkendara. Penumpang akan diberikan pengaturan stasiun radio, pengaturan AC, sebagainya.

Selain itu, penumpang juga dimungkinkan untuk mengakhiri perjalanan jika ada keadaan darurat. Dan jika nantinya ada barang tertinggal, penumpang akan dihubungi via telepon.

Layanan taksi otonom sendiri dimungkinkan berkat adanya teknologi 5G yang menawarkan koneksi jaringan super cepat. Dengan jaringan ini, kendaraan akan dengan mudah mengirim apa yang diterima oleh sensor.

 Ilustrasi

Setidaknya akan ada lima sensor, 16 kamera, dan 21 radar disematkan di kendaraan otonom. Komponen-komponen ini akan bertanggung jawab atas kelancaran perjalanan kendaraan. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini