Share

Kenali 3 Penyebab Selang Radiator Mobil Bocor

Asthesia Dhea Cantika, MNC Portal · Senin 21 Februari 2022 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 21 52 2550545 kenali-3-penyebab-selang-radiator-mobil-bocor-fcm7wmt0RO.jpg Ilustrasi isi air radiator (Huffingtonpost)

SELANG radiator mobil adalah komponen dalam sistem pendingin yang terbuat dari karet elastis dengan jalinan benang di dalamnya. Umumnya selang ini terletak di antara mesin dan radiator, sering dipisahkan oleh kipas radiator.

Kebanyakan selang radiator mobil ada dua, yaitu selang radiator atas dan selang radiator bawah. Keduanya terbuat dari bahan yang sama hanya model lekukannya yang berbeda, tergantung pada jenis dan desain mesin mobil.

Selang ini berfungsi membawa cairan pendingin menuju mesin dan berbagai komponen sensitif suhu lainnya di mobil. Hanya saja, tidak banyak pengendara yang menyadari kebocoran pada selang ini.


Umumnya jika selang bocor, maka proses pendinginan tidak bisa berjalan dengan lancar. Mesin yang menghasilkan panas sangat tinggi akan mengalami overheating dan dapat merusak berbagai komponen.

Lantas, apa penyebab kebocoran dari selang radiator mobil? Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini.

1. Selang yang Tertekuk dan Berkerut

Umumnya, kebocoran disebabkan lantaran selang yang tertekuk. Selang tertekuk bisa mengurangi aliran cairan pendingin dan mengakibatkan mesin terlalu panas.

Selain itu, kerutan jangka panjang yang dibiarkan akan bisa menjadi masalah. Bagian ini akan menjadi melemah menciptakan retakan kecil yang semakin lama semakin besar.

Hal ini kerap terjadi karena kualitas selang yang buruk, maka ada baiknya mencari selang yang memiliki kualitas yang bagus.


2. Selang atau Konektor Rusak dan Tidak Rapat

Indikator nomor satu adanya tanda kebocoran cairan pendingin adalah tetesan yang ditemukan di sekitar klem dan konektor selang. Di mana selang atau konektor yang rusak dapat dilihat dengan jelas, begitu juga dengan klem yang kendor.

Sehingga solusinya adalah cukup kencangkan klem atau memilih klem yang bisa secara otomatis mengencangkan (atau mengendur) tergantung pada seberapa panas atau dingin sistem kendaraan.

3. Degradasi Elektrokimia/Electrochemical Degradation (ECD)

Degradasi elektrokimia (ECD) akan bisa disebabkan ketika berbagai jenis logam dalam sistem pendingin menghasilkan muatan listrik. Pendingin mentransfer muatan ini ke area yang berbeda, menciptakan muatan listrik yang menyebabkan retakan terbentuk di dalam selang.

Ilustrasi

Untuk itu, coba tekan saja ujung selang, dan periksa apakah ada ruang di dalamnya. Indikasi lain bisa dilihat dari ujung selang yang lebih lembut dibandingkan dengan bagian tengah. Cara termudah mengatasinya dengan mengganti selang yang tahan ECD.

Demikian 3 penyebab selang radiator mobil bocor. Pastikan untuk melakukan pengecekan secara berkala, agar kebocoran radiator dapat diatasi tepat waktu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini