Share

Pahami Fungsi Tutup Radiator dan Cara Kerjanya

Asthesia Dhea Cantika, MNC Portal · Senin 21 Februari 2022 15:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 21 52 2550550 pahami-fungsi-tutup-radiator-dan-cara-kerjanya-k0vAHZzSIe.jpg Tutup radiator (Istimewa)

FUNGSI tutup radiator umumnya dianggap sekadar penutup biasa. Sebab memang kebanyakan fungsi penutup adalah untuk menjaga isi suatu wadah tidak tumpah atau tercecer.

Hanya saja, hal ini berbeda dengan penutup radiator. Komponen tersebut tidak hanya untuk menghindari air radiator tumpah, melainkan bertanggung jawab untuk menjaga tekanan ideal dalam sistem pendinginan mesin.


Lantas, bagaimana fungsi tutup radiator dan cara kerjanya? Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini.

Fungsi Tutup Radiator

Fungsi tutup radiator memang istimewa. Pada bagian atas tutup, kamu bisa menemukan angka-angka yang menunjukkan indikator kinerja. Contohnya adalah 0.9, 1.1, dan 1.2, angka tersebut menjadi penanda batas tekanan pressure valve yang dapat diatur oleh tutup radiator.

Dalam sistem pendingin mobil, air pendingin akan menyerap panas yang timbul dari pembakaran mesin. Air yang mulanya dingin lama-kelamaan akan berubah naik suhunya seiring dengan jumlah panas yang diserap.

Kalau keadaan ini terus terjadi, maka air akan mendidih dan menguap. Akhirnya, air pada sistem pendingin akan habis dan panas hasil pembakaran tidak terserap.


Maka dari itu, dibutuhkan fungsi tutup radiator sebagai penyeimbang tekanan dalam sistem pendingin supaya air di dalamnya tidak mudah mendidih dan menimbulkan tekanan lebih tinggi akibat uap yang dihasilkan.

Dengan penahan tekanan tersebut, air yang sudah mencapai temperatur 100 derajat Celcius tidak akan naik lagi suhunya. Sirkulasi air dalam sistem radiator pun menjadi lebih baik lagi.

Cara Kerja Tutup Radiator

Perlu dipahami, meski fungsi tutup radiator untuk menekan tekanan di dalam sistem pendingin agar tetap seimbang. Menyetelnya secara berlebihan atau terlalu tinggi akan menyebabkan kebocoran air pada area sambungan dalam sistem pendingin. Oleh sebab itu, tekanan harus diatur agar tidak kurang ataupun berlebihan.

Secara sederhana, tutup radiator bekerja dengan membuang suhu panas atau mengisap air untuk mempertahankan tekanan ideal di dalamnya.

Ilustrasi

Saat tekanan sudah sangat tinggi, melebihi ambang batas pressure valve yang tertera pada bagian atas tutup, komponen ini akan membuka katupnya dan membuang tekanan tersebut ke reservoir tank radiator.

Demikianlah fungsi dan cara kerja radiator. Dengan memahaminya, kamu bisa lebih memperhatikan setiap komponen kendaraan milikmu agar tidak terjadi kerusakan secara berlebihan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini