Share

Jumlah Skuter Listrik di Malioboro Dibatasi, Maksimal 200 Unit

Antara, Jurnalis · Jum'at 04 Maret 2022 09:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 04 53 2556110 jumlah-skuter-listrik-di-malioboro-dibatasi-maksimal-200-unit-RMfbz5L2gO.jpg Skuter listrik di Malioboro dibatasi (dok ANTARA)

PEMERINTAH Kota Yogyakarta akan membatasi otoped listrik yang beroperasi di kawasan Malioboro, Yogyakarta. Nantinya maksimal hanya ada 200 otoped dan wajib diberikan nomor lambung.

“Jumlahnya dibatasi, 200 unit. Nanti akan dilakukan pengawasan dan harus dilengkapi nomor lambung," kata Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti di Yogyakarta.

infografis

Nomor lambung ini, untuk memudahkan dalam pengawasan. Pelaku usaha yang menyewakan otoped juga harus untuk memberlakukan berbagai ketentuan kepada penyewa. Salah satunya jalur yang bisa dilalui dan kecepatan maksimal yang diperbolehkan.

“Otoped listrik diperbolehkan untuk digunakan di jalur pedestrian. Tetapi harus menghormati pejalan kaki sehingga tidak membahayakan,” ujarnya.

Aturan lain yang juga harus dipatuhi adalah tidak boleh digunakan di jalan raya karena akan membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain. Apalagi berjalan lawan arus yang akan membahayakan. Pelanggaran terhadap ketentuan juga akan dikenai sanksi.

“Otoped ini bisa dioperasionalkan di sepanjang Jalan Malioboro saat jam bebas kendaraan pukul 18.00-21.00 WIB,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif mengatakan, aturan penggunaan otoped listrik atau skuter tertuang dalam Permenhub Nomor 45 Tahun 2020 tentang kendaraan tertentu dengan menggunakan penggerak motor listrik.

"Acuan utama kami adalah itu. Jika nanti ada kebijakan dari pimpinan terkait pembatasan jumlah dan nomor lambung, perlu dikaji teknisnya seperti apa. Perlu koordinasi lintas OPD," katanya.

Penggunaan otoped atau skuter listik di Malioboro juga perlu dikaji, apakah kendaraan tersebut menjadi daya tarik wisata atau tidak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini