Share

Mobil Daus Mini Pakai Rotator dan Pelat Nomor Palsu, Ini Ancaman Hukumannya

Adhita Diansyavira, MNC Portal · Jum'at 11 Maret 2022 07:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 11 52 2559821 mobil-daus-mini-pakai-rotator-dan-pelat-nomor-palsu-ini-ancaman-hukumannya-5clFvRB39c.jpg Ilustrasi mobil pakai rotator (dok. Freepik)

MOBIL Daus Mini diamankan pihak kepolisian karena diduga melanggar aturan lalu lintas yakni menggunakan rotator dan pelat nomor palsu.

Tim Perintis Presisi Polres Metro Depok menghentikan mobil milik Daus Mini di daerah Depok, Jawa Barat pada pukul 02.00 WIB, Kamis 10 Maret 2022.

Ketua Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok AKP Winam Agus membenarkannya. Mobil tersebut melanggar beberapa aturan. "Karena memasang rotator dan strobo di mobil pribadi," katanya.

Penggunaan rotator, strobo, atau sirine hanya boleh digunakan oleh instansi seperti polisi, ambulans, dan mobil pemadam kebakaran. Hal tersebut sudah diatur dalam UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

infografis

Menggunakan rotator di mobil yang bukan seharusnya masuk kategori pidana, seperti diatur dalam ketentuan Pasal 287 ayat 4, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor seperti itu di jalan melanggar ketentuan mengenai penggunaan alat peringatan dengan bunyi sinar.

Jika melanggar, hukuman penjara satu bulan atau denda paling banyak Rp250 tibu menanti pelanggar.

Petugas kepolisian yang melaksanakan penindakan terhadap pelanggar berhak melakukan penyitaan perangkat atau alat sirene maupun rotator, sebagai alat bukti.

Penggunaan lampu rotator dan sirine di kalangan masyarakat umum seperti di mobil Daus Mini berpotensi mengganggu pengguna jalan lain, menimbulkan kemacetan, serta kecelakaan lalu lintas, atau kesalahpahaman informasi.

Lebih lanjut, mobil tersebut juga melanggar aturan dengan menggunakan pelat nomor palsu.

"Benar, tidak sesuai dengan yang di STNK dengan yang terpasang," ujar Winam.

Di dalam UU yang sama, Pasal 68 ayat 1 menetapkan setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan wajib dilengkapi STNK dan TNKB.

Kemudian, pada ayat 4 dikatakan TNKB harus memenuhi syarat bentuk, ukuran, bahan, warna, dan cara pemasangan.

Pada Pasal 280 ditetapkan setiap pengemudi yang tidak dipasang pelat nomor sesuai ketetapan kepolisian dapat dipidana kurangan penjara paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu.

Sebelumnya, mobil Daus Mini sempat diamankan ke Polrestro Depok.

"Sudah dilepas oleh serse setelah koordinasi dengan pihak lantas. Mungkin sudah dilakukan penilangan," ucapnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini