Share

Apa Saja Fungsi Pilot Jet? Bisa Atur Bahan Bakar

Rina Anggraeni, Jurnalis · Sabtu 26 Maret 2022 09:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 25 53 2567951 apa-saja-fungsi-pilot-jet-bisa-atur-bahan-bakar-oAD9eaMVra.jpg Ilustrasi (Okezone)

FUNGSI pilot jet perlu dipahami bagi pengguna kendaraan motor. Adapun, istilah pilot jet yakni memodifikasi kerja karburator untuk memudahkan pemilik kendaraan.

Pilot jet pada kendaraan bermotor ini berbentuk semprotan atau spuyer. Selain itu, pilot jet memiliki peranan penting yakni menghubungkan bagian depan karburator untuk menarik bahan bakar melalui pilot dengan ruang hampa yang dibuat saat udara mengalir melalui sirkuit

Berikut fungsi pilot jet yang dirangkum Okezone:

Beragam kerja pilot jet adalah dengan mengatur jumlah bahan bakar yang masuk ke ruang bensin. Bedanya dari main jet, pilot jet memasok bahan bakar dalam posisi stasioner menuju rpm rata-rata (tidak terlalu tinggi maupun rendah).

Dengan adanya pilot jet, maka jumlah bensin yang akan melalui proses pembakaran di ruang bakar pun bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

 

Sementara itu, fungsi pilot jet pada karburator mobil adalah untuk mengalirkan bahan bakar dari fuel tank menuju ruang bakar saat mesin dalam posisi stasioner atau menuju putaran mesin dan rpm rata-rata.

 BACA JUGA: Kenali 4 Penyebab Tenaga Motor Seperti Tertahan, Begini Cara Mengatasinya

Dengan mengubah pilot jet, maka Anda bisa mengatur jumlah bahan bakar yang harus dibakar pada karburator. Hasilnya, laju mobil pun menjadi lebih cepat. Jika saat gas dibuka ada jeda itu bisa jadi pertanda ukuran pilot jet kekecilan.

Secara garis besar, dapat dipahami bahwa fungsi pilot jet pada karburator mobil adalah untuk mengatur jumlah dan mensuplai bahan bakar ke ruang pembakaran yang akan dicampur udara bersih.

Dengan mengganti pilot jet, mobil Anda bisa dipacu lebih cepat. Sebelum melakukan penggantian, pastikan karburator Anda dalam kondisi baik.

 Ilustrasi

Selain itu pilot jet yang akurat bisa dideteksi melalui putaran setelan angin. Jika putaran setelan angin terlalu besar, pasokan bahan bakar akan terlalu besar. Sebaliknya, jika putaran terlalu kecil, pasokan bahan bakar tidak mencapai batas minimal.

Melalui pilot jet, jumlah bensin yang akan melalui proses pembakaran di ruang bakar bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini