Share

Mobil Terbakar di Km 43 Tol Cikunir, Yuk Ingat Lagi Pentingnya Bawa APAR

Tim Okezone, Okezone · Kamis 31 Maret 2022 15:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 31 52 2570987 mobil-terbakar-di-km-43-tol-cikunir-yuk-ingat-lagi-pentingnya-bawa-apar-jY1qSqcn8Z.jpg Mobil terbakar di Tol Cikunir (dok TMC Polda Metro Jaya)

KEMBALI lagi terjadi mobil terbakar. Kali ini mobil Peugeot bernopol B-1932-PGZ terbakar di Km 43.200 Tol JORR Cikunir arah Cakung pada Kamis pagi, 31 Maret 2022.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran berawal dari AC mobil yang mendadak mati.

"Menurut pengakuan pengemudi, kendaraan melaju dari Jatiasih arah Cakung setiba di TKP AC (air conditioner) tiba-tiba mati," ujar Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Sutikno.

Usai AC mobil tersebut mati, lalu terdapat percikan api dari kap mesin mobil.

Hingga kemudian, pengemudi meminggirkan mobil dan menyelamatkan diri.

infografis

Berkaca dari peristiwa ini, yuk ingat lagi pentingnya membawa alat pemadam api ringan (APAR) di mobil.

Melansir laman Mitsubishi-Motors, saat ini pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah mewajibkan APAR untuk menjadi peralatan tambahan di kendaraan bermotor roda empat baru. 

APAR bisa menjadi alat pelengkap yang dibutuhkan untuk memadamkan api saat terjadi kebakaran, atau bahkan menolong orang lain yang membutuhkan.

Ketika kecelakaan, besar kemungkinan percikan api muncul dari mobil yang mengalami benturan dan gesekan.

Jenis APAR yang bisa disimpan di mobil yakni dry chemical powder atau serbuk kimia kering, yang berbahan dasar mono amonium fosfat.

APAR ini juga bisa digunakan pada beberapa kebakaran yang berbeda yaitu kelas A, B, dan C. Untuk kebakaran kelas A biasanya disebabkan bahan mudah terbakar, seperti kertas, plastik, dan sebagainya.

Untuk kebakaran kelas B, biasanya bersumber dari cairan atau gas yang mudah terbakar yang meliputi bensin, minyak, propana, atau gas alam. Sedangkan kebakaran kelas C bisa terjadi karena percikan api pada peralatan listrik hidup. Nah, kebakaran inilah yang sering terjadi pada kendaraan.

Jangan lupa untuk selalu mengecek kondisi fisik APAR di mobil secara langsung, cek apakah ada kebocoran.

APAR juga memiliki masa kadaluarsa dan perlu diganti isinya. Idealnya satu tahun sekali diisi ulang. APAR juga bisa bertahan hingga tiga tahun jika disimpan di tempat yang kering.

Untuk penyimpanannya, sebaiknya APAR disimpan di tempat yang terlindung dari sinar matahari langsung, seperti di bawah jok depan atau di bagasi belakang.

Menyediakan APAR di mobil, tidak hanya kendaraan kita saja yang bisa terselamatkan dari jilatan si jago merah, namun bisa juga membantu pihak lain ketika ada kendaraan lain yang terbakar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini