Share

Cara Merawat Sepeda Motor Matic agar Tetap Prima, Jangan Dianggap Sepele

Ary Wahyu Wibowo, Jurnalis · Selasa 05 April 2022 10:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 04 53 2572900 cara-merawat-sepeda-motor-matic-agar-tetap-prima-jangan-dianggap-sepele-LetMHLBn5l.jpg Ilustrasi sepeda motor matic (dok Freepik)

SEPEDA motor matic dianggap simpel namun nyaman untuk dikendarai, terutama dijalanan yang padat kendaraan. Untuk memastikan kendaraan selalu prima dan aman, sangat penting untuk dilakukan pengecekan secara berkala.

“Sering kali pengendara motor tidak melakukan pengecekan rutin dan service berkala, sehingga memungkinkan aktivitas berkendara menggunakan motor matic menjadi terganggu,” kata Technical Service Manager Astra Motor Jateng, Hery Suryo Indratno.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan agar motor tetap prima saat dikendarai:

1. Ganti oli mesin dan oli transmisi secara berkala

Pada sepeda motor banyak komponen-komponen yang saling bergesekan, terutama pada bagian mesin. Jika gesekan tersebut tidak ada pelumasan, maka komponen tersebut akan cepat aus dan cepat rusak. Perlu diingat untuk motor matic ada dua jenis oli yang perlu dilakukan pergantian secara berkala, yaitu oli mesin untuk pelumasan komponen mesin dan yang kedua oli transmisi, untuk pelumasan bagian final drive.

infografis

2. Lakukan pemeriksaan CVT secara berkala

Motor cub dan motor sport menggunakan rantai yang bilamana kendor atau rusak, pengendara bisa langsung mengeceknya. Sedangkan motor matic menggunakan V-Belt (semacam karet penggerak) yang tertutup, sehingga jika kotor atau rusak pengendara tidak bisa langsung mengecek. Sangat penting bagi pengendara untuk melakukan pemeriksaan CVT secara berkala supaya bisa tahu kondisinya masih bagus atau tidak.

3. Pemeriksaan rem secara berkala

Rem merupakan komponen paling penting di sepeda motor yang digunakan untuk mengurangi laju kendaraan. Motor matic dibekali dengan dua fungsi rem, yaitu depan dengan model disk brake/cakram dan belakang dengan model tromol. Pengendara dapat melakukan pengecekan kondisi rem depan dengan melihat batas minyak rem pada stang bagian kanan dan alur kampas rem depan. Sedangkan rem belakang dapat di cek pada posisi indikator keausan dengan tanda segitiga. Sekarang dengan adanya teknologi baru, system pengereman yang disematkan pada motor matic yang disebut CBS (Combi Brake System) akan lebih memudahkan pengereman, karena saat tuas rem belakang ditekan, otomatis rem depan akan ikut mengerem.

4. Periksa kondisi ban

Medan jalan yang dilalui pengendara pasti bervariasi, ada yang rata dan ada yang terjal. Sedangkan kondisi ban kendaraan akan semakin aus tergantung seberapa sering kendaraan itu dipakai. Untuk itu yang perlu diperhatikan untuk kondisi ban seperti tekanan angin ban dan alur ban masih pada batas aman pemakaian. Ban sendiri dibagi menjadi dua jenis, yaitu ban tube tire (ban menggunakan ban dalam) dan tubeless (tanpa ban dalam), dimana keduanya sama-sama nyaman digunakan untuk semua jenis motor, akan tetapi untuk ban tubeless tidak akan langsung kempes jika bocor.

5. Pemeriksaan kondisi lampu-lampu dan speedometer

Model kendaraan sekarang sudah menggunakan AHO (automatic highlight on), dimana saat kendaraan dihidupkan, otomatis lampu depan/lampu kepala menyala.

“Karena kebiasaan tersebut, kita kadang jarang memperhatikan kondisi lampu apakah masih nyala atau tidak. Selain itu yang perlu diperiksa arah sinar lampu harus sesuai,” katanya.

Pada motor matic selain lampu depan juga perlu di cek kondisi lampu sein sebagai isyarat belok dan lampu rem sebagai isyarat mengurangi laju kendaraan atau berhenti dari semua lampu sudah terintegrasi ke panel speedometer, sehingga memudahkan pengendara untuk memastikan bahwa fungsi lampu yang dioperasikan sudah sesuai.

“Akan lebih baik kalau tidak menunda-nunda servis dan perawatan berkala motor matic kita agar produktivitas harian tetap bisa aman dan terjaga,” ucap Hery.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini