Share

Tips Touring Aman Saat Puasa, Patut Diperhatikan Nih!

Tangguh Yudha, Jurnalis · Rabu 13 April 2022 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 12 53 2577664 tips-touring-aman-saat-puasa-patut-diperhatikan-nih-UumZQAMj8k.png Ilustrasi motor (dok Freepik)

BAGI bikers sejati, tentunya bulan puasa bukanlah halangan untuk melakukan touring. Perjalanan jauh antar kota sekalipun akan tetap dilibas meski lapar dan dahaga melanda.

Tapi, jangan karena kecintaan akan touring yang begitu besar lantas mengabaikan sejumlah hal penting. Touring ketika sedang berpuasa perlu ekstra memperhatikan kesiapan berkendara.

Hal ini untuk menjaga kesehatan dan kebugaran dari bikers sendiri. 

Berikut tips touring aman saat puasa dirangkum Okezone:

1. Perencanaan Perjalanan

Touring di bulan puasa perlu perencanaan perjalanan yang lebih matang dari biasanya. Hal ini karena akan ada banyak tempat jajanan dadakan, yang berbeda dari hari-hati biasa.

Diperlukan perencanaan perjalanan agar tidak terjebak macet akibat kepadatan di ruas-ruas jalan yang biasanya mulai terjadi saat menjelang berbuka. Carilah jalur alternatif yang dirasa tidak terlalu ramai.

 infografis

2. Cukup Istirahat

Di bulan puasa, jam tidur seseorang berubah dan cenderung kurang. Untuk itu atur jam istirahat serta waktu tidur agar dapat berkonsentrasi dengan baik.

Mengantuk saat touring tentu akan sangat membahayakan diri sendiri dan juga orang lain. Jika di perjalanan konsentrasi mulai menurun karena ngantuk, sebaiknya istirahat dulu.

3. Atur Asupan Makanan

Puasa sudah pasti menyebabkan jam makan berubah. Sementara kita tetap butuh asupan agar kebutuhan energi tercukupi. Untuk itu ketika berbuka dan sahur makanlah makanan bernitrisi tinggi.

4. Pemanasan

Pemanasan menjadi jauh lebih penting dilakukan saat berpuasa. Dengan pemanasan, akan meningkatkan respons tubuh sekaligus mengetahui apakah siap diajak berkendara.

5. Fokus Berkendara

Energi pada saat puasa terbatas. Diharapkan energi yang ada dialokasikan dan difokuskan untuk berkendara. Jangan terganggu hal-hal yang membuat energi terkuras.

6. Kendalikan emosi

Selain kondisi fisik yang harus dijaga, emosi juga perlu diperhatikan. Berpikir positif terhadap pengendara lain perlu untuk menjaga kondisi nonfisik terkait dengan emosi.

Bila kondisi lelah dan emosi tidak stabil dikhawatirkan bertindak negatif di jalan. Untuk itu perlu kesabaran dan toleransi agar tidak terpancing emosi.

7. Prediksi Bahaya

Saat bulan puasa, terutama menjelang berbuka, kondisi jalan akan lebih ramai dari biasa. Memprediksi bahaya saat berkendara diperlukan untuk mencegah sesuatu yang tidak diinginkan di jalan.

Untuk menghindari potensi bahaya, jaga jarak aman, kurangi kecepatan sehingga punya ruang waktu untuk bereakasi dan meningkatkan kewaspadaan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini