Share

Ambyar! Ford Rugi Rp45 Triliun, Ternyata Ini Penyebabnya

Antara, Jurnalis · Selasa 03 Mei 2022 10:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 03 52 2588639 ambyar-ford-rugi-rp45-triliun-ternyata-ini-penyebabnya-2ib3lxlc1L.JPG Ford Bronco (Foto: Ford)

PRODUSEN mobil Amerika Serikat, Ford Motor menderita kerugian bersih USD3,1 miliar atau setara lebih Rp45 triliun pada kuartal pertama 2022, sementara gangguan rantai pasokan masih menjadi hambatan perusahaan untuk memenuhi permintaan yang kuat.

Kerugian Ford itu terutama disebabkan oleh kerugian mark-to-market sebesar USD5,4 miliar dolar (Rp78,4 triliun) pada investasi di Rivian, kata Ford dalam pernyataan resminya.

Ford mengatakan, permintaan pelanggan yang kuat untuk produk segar (terbaru) pada kuartal pertama tahun 2022 terganggu oleh masalah rantai pasokan yang terus-menerus yang mengurangi kecepatan perusahaan dalam memenuhi permintaan.'

Infografis Mobil Termahal Dunia 2021

"Daya tarik produk ini -Bronco, Bronco Sport, Maverick, Mustang Mach-E, E-Transit dan sekarang F-150 Lightning- tidak dapat disangkal," kata CEO Ford, Jim Farley yang menambahkan hal bahwa hal itu ditunjukkan dengan tingginya pesanan.

Di tengah berkembangnya pasar kendaraan listrik, Ford berkomitmen untuk mencapai kapasitas produksi EV di seluruh dunia setidaknya 600.000 pada akhir tahun 2023.

Ford yang sedang meningkatkan pasokan baterai, juga sedang dalam proses menuju kapasitas produksi lebih dari 2 juta unit kendaraan listrik (EV) setiap tahunnya mulai akhir 2026.

Pada kuartal pertama tahun ini, kekurangan semikonduktor global yang terus berlanjut menekan kinerja produksi Ford dan pengiriman Januari dan Februari, meskipun tingkat produksi secara signifikan membaik selama bulan Maret.

Ford melaporkan pendapatan kuartal pertama senilai 34,5 miliar dolar, dengan pengiriman kendaraan ke diler hampir 970.000 unit, turun 9 persen dari tahun lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini