Share

Begini Cara Agar Sepeda Motor Tetap Prima Setelah Dipakai Saat Mudik Lebaran 2022

Ary Wahyu Wibowo, Jurnalis · Sabtu 14 Mei 2022 00:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 13 53 2593472 begini-cara-agar-sepeda-motor-tetap-prima-setelah-dipakai-saat-mudik-lebaran-2022-SP7mqtZkH1.jpg Ilustrasi motor (dok Freepik)

SEPEDA motor saat momen Lebaran menjadi salah satu sarana transportasi mudik ke kampung halaman. Setelah dipakai untuk perjalanan jauh, pemudik perlu melakukan pengecekan dan perawatan agar sepeda motor tetap prima.

“Pengecekan sepeda motor yang dipakai perjalanan jauh, tidak semata-mata untuk menjaga performa tetap optimal. Namun juga dapat menjaga keselamatan pengendara dalam menggunakan sepeda motor kesayangan,” kata Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM) Endro Sutarno melalui siaran pers dari Astra Motor Jateng.

Berikut tips dari Technical Service Division PT AHM agar kondisi motor kesayangan tetap terjaga prima.

1. Mencuci motor

Setelah sepeda motor menempuh jarak jauh, kotoran akan menempel di bodi atau bagian-bagian yang sulit dijangkau, seperti area bawah motor atau mesin. Untuk menghindari kerak yang menempel pada sepeda motor, maka sebaiknya segera dicuci. Bilas seluruh bagian motor terlebih dahulu untuk merontokkan kotoran-kotoran yang menempel, lalu usap seluruh bagian motor dengan sabun khusus sepeda motor dan spon lembut. Untuk bagian yang sulit dijangkau dapat menggunakan sikat. Setelah itu, bilas kembali motor dengan air bersih dan lap hingga mengering.

infografis

2. Ganti oli

Setelah menempuh perjalanan jauh, disarankan melakukan penggantian oli guna menjaga performa sepeda motor tetap prima. Untuk oli mesin, direkomendasikan melakukan penggantian setiap 4.000 kilometer atau sesuai dengan jadwal yang ada pada buku service. Selain oli mesin, oli yang perlu dicek juga adalah oli gear, terutama di kendaraan bertransmisi matic. Sementara untuk oli matic masa pergantiannya setiap 8.000 kilometer per 2 tahun.

3. Pengecekan filter udara

Dalam melakukan perjalanan jauh pasti banyak kotoran atau debu yang menempel pada sepeda motor, termasuk pada bagian filter udara. Kondisi saringan udara yang kotor akan membuat motor menjadi tidak bertenaga dan boros bahan bakar. Lakukan pengecekan filter udara apabila kondisinya sangat kotor dan gantilah dengan yang baru, untuk penggantiannya dilakukan setiap 12.000 kilometer. Pengecekan sebaiknya dilakukan lebih sering jika sepeda motor dikendarai di daerah yang basah atau berdebu.

4. Pengecekan busi

Lakukan pengecekan busi setiap 4.000 kilometer dan ganti setiap 8.000 kilometer. Jika busi masih dalam keadaan bagus, lakukan pembersihan busi itu sendiri. Akan tetapi, bila ada sedikit saja indikasi busi motor mengalami kendala, sebaiknya Anda menggantinya dengan busi original yang baru.

5. Rem tetap berfungsi normal

Sebagai pengendali kecepatan di sepeda motor, maka rem memiliki peran penting terutama dalam sektor keselamatan. Intensitas pengereman yang tinggi pada saat melakukan perjalanan jauh membuat rem cepet haus, khususnya kampas rem yang mulai menipis. Bila kampas rem sudah mulai terindikasi habis atau tipis, maka segera ganti dengan yang baru. Namun jika kondisi kampas rem masih bagus, tetap perlu dibersihkan agar area pengereman terhindar dari kotoran atau pasir yang dapat menghambat proses pengereman.

6. Cek kondisi ban

Pemeriksaan secara rutin kondisi tekanan angin ban serta kondisi ban menjadi kunci dalam berkendara yang aman dan nyaman. Ban yang sudah tipis karena habis terpakai dapat membahayakan bagi pengendara. Secara petunjuk pemakaian, cek kondisi ban setiap 4.000 kilometer. Jika kurang bagus dapat segera diganti dan tentunya dengan tekanan udara yang sesuai spesifikasi dari ban tersebut.

7. Gear sprocket dan rantai

Untuk tipe motor bertransmisi manual, cek kondisi gear dan rantai apakah kendor atau terlalu kencang. Rantai yang terlalu kendor atau kencang dapat merusak beberapa sistem gear serta membahayakan. Untuk tipe matic, dapat cek di bagian CVT dan V-Belt. Sementara lakukan pengecekan setiap 8.000 kilometer dan penggantian V-Belt setiap 24.000 kilometer. Jika sudah masuk di waktu tersebut disarankan untuk segera diganti.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini