Share

Gampang Banget, Begini Cara Melihat Pajak Motor di STNK

Tangguh Yudha, MNC Portal · Minggu 15 Mei 2022 08:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 14 53 2594214 gampang-banget-begini-cara-melihat-pajak-motor-di-stnk-l2wqy8eA55.jpg STNK (Okezone)

BAGI pemilik motor wajib untuk membayarkan pajak setiap tahunnya. Adapun berapa besaran pajak kendaraan yang harus dibayarkan bisa dicek lewat Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Besaran pajak motor di STNK dapat ditemukan dengan mudah. Hanya perlu melihat salah satu sisinya, di sana bisa ditemukan tabel bertuliskan informasi rinci mengenai tarif pajak yang harus dibayarkan setiap tahunnya.

Selain mengetahui jumlahnya, dalam tabel pajak di STNK terdapat beberapa istilah yang juga wajib diketahui, seperti PKB, Biaya Admin, BBN KB, hingga SWDKLLJ. Berikut adalah penjelasannya, dilansir dari berbagai sumber.

PKB

PKB merupakan istilah untuk Pajak Kendaraan Bermotor yang akan dicantumkan di dalam setiap STNK. Tarif PKB ini adalah sebesar 1,5 persen dari jumlah keseluruhan nilai jual kendaraan. Tarif PKB ini akan menurun setiap tahunnya, sebab nilai jual kendaraan juga akan lebih rendah.

Ilustrasi

Biaya Admin

Biaya admin ini akan dikenakan untuk sepeda motor guna membayar penggantian plat nomor setiap 5 tahun sekali.

Di samping itu, apabila Anda melakukan balik nama motor, maka akan dikenakan biaya admin tersebut. Namun jika sepeda motor Anda baru dibeli, maka tidak dikenakan biaya administrasi.

BBN KB

Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor atau BBN KB dikenakan berdasarkan harga kendaraan baru sesuai faktur. Tarif dari BBN KB ini adalah 10 persen untuk kendaraan yang baru dibeli. Sementara untuk kendaraan bekas akan dikenakan BBN KB dengan tarif 2/3 persen dari PKB.

SWDKLLJ

SWDKLLJ adalah singkatan dari Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan yang dikelola oleh Jasa Raharja. Besarnya tarif dari SWDKLLJ ini ditentukan berdasarkan peraturan yang digunakan sebagai jaminan perlindungan bagi semua pengguna kendaraan bermotor.

Informasi lainnya yang akan ditemukan oleh pemilik motor adalah batas waktu untuk pembayaran pajak agar bisa membayarkan pajak sepeda motor secara tepat waktu. Apabila terlambat membayarkan, maka akan dikenakan denda.

Saat telat membayarkan pajak sepeda motor, maka ada dua jenis denda yang harus ditanggung, yaitu untuk PKB dan SWDKLLJ. Denda yang dikenakan ini mempunyai perhitungan tersendiri dan ditentukan berdasarkan lamanya waktu keterlambatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini