Share

Kenali 7 Penyebab Tarikan Mobil Terasa Berat, Berikut Cara Mengatasinya

Tangguh Yudha, Jurnalis · Jum'at 27 Mei 2022 11:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 26 52 2600824 kenali-7-penyebab-tarikan-mobil-terasa-berat-berikut-cara-mengatasinya-GvmPmUb4yU.jpg Ilustrasi (Fastanlow)

ADA beragam masalah yang bisa ditemui pada mobil kesayangan. Salah satunya yang jadi langganan adalah tarikan mobil terasa berat. Kalau sudah begini tentu perjalanan menjadi tidak nyaman.

Nah untuk mengatasi masalah ini kita harus lebih dahulu menyelidiki penyebabnya. Perlu diketahui bahwa setidaknya ada 7 penyebab tarikan mobil terasa berat yang paling umum dan sering ditemui.

Penyebabnya beragam dan bisa berasal dari berbagai bagian mobil. Penasaran apa saja penyeban tarikan mobil terasa berat? Berikut paparan lengkapnya, seperti dilansir dari Auto2000 :

 BACA JUGA: Kenali 4 Penyebab Pintu Mobil Tidak Bisa Dikunci dengan Remote

1. Kampas Kopling Sudah Menipis

Kampas kopling yang sudah menipis akan memiliki cengkraman kurang kuat kepada flywheel. Membuat fungsi kampas ganda kopling menjadi selip sehingga tarikan mobil terasa berat..

Terkadang ditambah dengan gejala lain seperti getaran yang muncul dari bawah mobil saat sedang berjalan. Disarankan mengganti plat kopling mobil yang baru kalau memang sudah menipis.

2. Bearing Roda Terganggu

Bearing roda berguna sebagai bantalan roda kepada steering knuckle. Fungsionalitas bearing roda bisa terganggu karena kurangnya pelumasan. Akhirnya secara otomatis roda menjadi seret dan beban mobil jauh lebih berat.

 

Kalau sudaah begini, kalian tentu tidak akan nyaman selama mengemudi. Kalian juga akan mendengar suara tidak lazim saat mobil berjalan. Jadi pastikan pelumasan bearing bisa tetap terjaga.

3. Cengkraman Rem Terlalu Kuat

Sistem rem harus memiliki cengkraman yang kuat. Tapi kalau terlalu kuat juga bisa membuat mobil terasa berat. Biasanya masalah ini terjadi pada rem jenis tromol ketika penyetelannya terlalu kuat.

 BACA JUGA: 4 Penyebab Remote Mobil Rusak, Jangan Sampai Salah Kaprah!

Solusi yang bisa diambil cukup mudah. Hanya tinggal menyetel ulang rem tromol agar tidak terlalu mencengkram ban.

4. Transmisi Bermasalah

Transmisi menjadi bagian yang sangat penting. Namun kalau salah satu plat gigi tiba-tiba terhimpit atau malah menempel dengan yang lainnya, maka proses perpindahan gigi menjadi terhambat.

Akhirnya posisi gigi bisa tetap bertahan walaupun sudah mencoba menggantinya. Apabila enemukan masalah seperti ni, segera bawa mobil kesayangan ke bengkel untuk ditangani dengan ahlinya.

5. Turbo Vane Macet

Turbo di dalam mesin diesel sangat penting agar bisa mendongkrak torsi serta power mesin. Ada komponen turbo vane di dalam sistem kerjanya. Tugasnya adalah menjaga katup untuk mengatur boosting udara dari turbo.

Sayangnya ketika katup ini tertutup secara terus menerus, maka aliran udara ke mesin pasti tertutup. Akibatnya adalah mesin tidak mampu mencapai RPM maksimal walau gas sudah ditekan secara penuh.

6 Catalytic Converter Mampet

Gas buang yang bersifat beracun bisa diubah menjadi tidak polutan dengan menggunakan catalytic converter. Komponen ini bisa menyerap gas polutan dari hasil pembakaran mesin sehingga yang keluar dari knalpot lebih ramah lingkungan.

 Ilustrasi

Namun kalau jarang diganti, maka polutan yang telah terserap menjadi kerak. Lama kelamaan akan menutup rongga katalis. Gas buang pasti mampet. RPM sulit mencapai maksimum akibat gas buang akan terhalang katalis itu.

7. AC Bermasalah

AC ternyata juga bisa membuat tarikan mobil terasa berat. Sirkulasi AC alias tersumbat, pasti mesin mobil akan terasa berat. Biasanya masalah ini ditandai dengan suhu AC yang tidak sedingin biasanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini