Share

Tabrakan dengan Mobil Wuling, Ini Sederet Faktor Keamanan Xenia

Tim Okezone, Okezone · Selasa 31 Mei 2022 11:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 31 52 2603065 tabrakan-dengan-mobil-china-ini-sederet-faktor-keamanan-xenia-dcqEZfxbFP.jpg Xenia tabrakan dengan Cortez (dok Twitter)

PENAMPAKAN mobil Wuling Cortez setelah mengalami kecelakaan dengan Daihatsu Xenia menjadi viral di media sosial.

Bukan tanpa sebab, potret itu viral karena mobil Cortez tampak tidak mengalami kerusakan berarti. Sementara itu, Xenia mengalami kerusakan hingga remuk pada bumper sebelah kanan.

Potret ini pertama kali diunggah oleh akun Twitter Radio Suara Surabaya dilansir Okezone pada Selasa (31/5/2022).

"Info awal kecelakaan dua mobil di depan In N Out Drive Thru Car Wash Jalan Lontar. Satu mobil bagian depannya ringsek dan lalu lintas MACET. Sudah ada petugas di lokasi," demikian keterangan di postingannya.

Berkaca dari insiden ini, lantas apa saja faktor keamanan mobil Daihatsu Xenia?

infografis

“Apabila terjadi tabrakan frontal maka airbag akan mengembang seketika untuk melindungi pengendara dan penumpang depan terbentur setir dan panel-panel dashboard,” ujar Agus Nardianto, Head PR Departement PT ADM.

Follow Berita Okezone di Google News

Dalam meter cluster ada indikator yang menandakan airbag aktif, ketika mesin dinyalakan indikator juga menyala untuk menandakan keaktifannya, dan akan mati 6 detik setelahnya.

Fitur airbag akan mengembang ketika sensor yang berada di dalam ruang mesin mendapatkan tekanan tertentu, kinerjanya tetap aktif walaupun mobil masih berjalan lambat sekitar 25 km/jam.

Kemudian sebagai fitur penunjang ada Front Row Seatbelt with Pretensionner and Force Limiter. Fitur ini hanya aktif ketika airbag mengembang.

infografis

Fungsinya untuk membantu mekanisme keselamatan ketika terjadi benturan.

Seatbelt secara otomatis mengencang sepanjang 15 cm dan menahanan badan tetap pada posisinya untuk mencegah gerakan ke depan selama 0,02 detik. 0,01 detik kemudian airbag akan mengembang dan seatbelt akan melonggar kembali. Seluruh proses ini hanya terjadi selama 0,03 detik.

Kemudian adanya Knee pad yang berada di depan pengemudi, fungsinya untuk melindungi lutut membentur palang logam di balik dashboard ketika terjadi benturan.

Tambahan lain adalah Collapsible brake pedal, kerjanya secara otomatis akan langsung patah untuk menghindari pengemudi dari potensi luka di bagian kaki. “Biasanya karena panik, pengemudi akan menekan pedal rem kencang-kencang sebelum kejadian, fitur ini akan mengurangi akibat pedal rem terjepit dan sebagainya,” tandas Agus.

Peta persaingan pasar gemuk di Indonesia ini telah diisi oleh Suzuki Ertiga, Mazda VX-1, Chevrolet Spin, Proton Exora, serta tentu saja pasangan Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini