Share

6 Cara Mudah Cek Kondisi Tutup Radiator, Simak di Sini

Rina Anggraeni, Jurnalis · Sabtu 04 Juni 2022 12:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 03 52 2605002 6-cara-mudah-cek-kondisi-tutup-radiator-simak-di-sini-B7jRzkEe9v.jpg Tutup radiator (Istimewa)

BERBAGAI cara mudah cek kondisi tutup radiator yang bisa dilakukan. Tutup radiotor pada mobil sebenarnya tak hanya berfungsi sebagai penutup saja. Memang fungsi utamanya menjaga agar cairan radiator tidak tumpah, tetapi kompomen ini memiliki fungsi lainnya.

Tutup radiator juga bertanggung jawab untuk menjaga tekanan ideal dalam sistem pendinginan mesin. Pada bagian atas tutup, pemilik mobil bisa menemukan angka-angka yang menunjukkan indikator kerja.

 BACA JUGA: Ini Bahayanya Ganti Tutup Radiator dengan Spesifikasi Berbeda

Contohnya adalah 0.9, 1.1, dan 1.2. Angka tersebut menjadi penanda batas tekanan pressure valve yang dapat diatur oleh tutup radiator. Satuan ukur untuk ambang batas tekanan adalah Kpa atau bar.

Berikut cara mudah cek kondisi tutup Radiator yang dirangkum Okezone:

1. Tidak Sembarang Buka Tutup Radiator

Contohnya dengan tidak sembarangan membuka tutup saat mesin mobil sedang panas, karena uap panas akan menyembur keluar dan bisa mencederai. Kemudian, jangan terlalu sering membuka dan menutupnya karena bisa membuatnya longgar.

 

2. Selalu ganti tutup radiator

Bila memang terpaksa harus mengganti tutup radiator, pastikan hanya menggantinya dengan komponen asli yang berkualitas. Sebab, mengganti bagian ini dengan barang aftermarket lain bisa menggagalkan fungsi pendinginan mesin.

Jadi, menjaga tutup radiator dalam kondisi terbaik akan memperpanjang usia mesin mobil Anda.

BACA JUGA: Kenali 5 Cara Merawat Radiator Mobil Agar Tetap Optimal

3. Cek Volume Air Radiator

Cara merawat radiator mobil yang pertama adalah mengecek volume air radiator. Selayaknya sistem pendingin, radiator membutuhkan cairan yang perlu disirkulasikan untuk menjaga suhu mesin.

Maka dari itu, volume air radiator adalah bagian vital yang harus diperiksa secara berkala supaya mesin bisa tetap bersuhu stabil; jangan sampai kurang melampaui batas.

4.Menguras Tangki Radiator

Cara merawat radiator mobil yang ke-dua adalah menguras tangki radiator. Sebagai komponen yang menampung cairan, tangki radiator tentunya punya potensi mengalami korosi atau pelapukan.

Tiap dua pekan sekali, baiknya tangki radiator dibersihkan dengan cara dikuras supaya bisa terhindar dari karat.

5.Perhatikan Jenis Air Radiator

Cara merawat radiator mobil yang berikutnya adalah memastikan jenis air radiator yang digunakan. Supaya tahan lama, radiator tak bisa diisi air sembarangan.

 Ilustrasi

Alih-alih menggunakan air keran yang berisi zat besi dan berpotensi menimbulkan karat, baiknya gunakan air khusus radiator supaya tangki awet.

6. Gunakan Coolant

Cara merawat radiator mobil yang terakhir adalah menggunakan coolant. Selain disarankan menggunakan air khusus, radiator juga harus diisi coolant yang berfungsi untuk mengangkat karat dan kotoran yang mengeras di dinding tangki.

Tak hanya itu, coolant juga bisa membantu radiator menjaga suhu mesin dengan lebih baik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini