Share

Penyebab Ban Motor Tak Stabil Saat Menikung

Tangguh Yudha, Jurnalis · Selasa 07 Juni 2022 06:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 05 53 2605892 penyebab-ban-motor-tak-stabil-saat-menikung-aFevssm488.jpg Ilustrasi motor (freepik)

TERDAPAT beberapa penyebab ban motor tak stabil saat menikung. Kondisi ban yang bermasalah ini tentu membuat berkendara menjadi tidak nyaman dan juga membahayakan.

Bagi pengendara motor, wajib untuk mengetahui penyebab ban motor tidak stabil saat menikung. Dengan mengetahui hal teraebut maka akan bisa cepat melakukan penanganan.

Nah apa saja penyebab ban motor tak stabil saat menikung? Berikut ini adalah paparan lengkapnya, seperti dilansir dari laman resmi Astra Motor:

1. Pemasangan ban motor yang tidak rata

Memasang ban motor secara asal-asalan tanpa perhitungan sama sekali dapat menyebabkan terjadinya ban motor yang oleng saat digunakan berkendara. Untuk itu pastikan pemasangannya sejajar.

Pemasangan ban motor yang tidak rata tentu bisa membahayakan keselamatan pengendara selama di jalan. Agar lebih aman, setiap pemasangan ban sebaiknya dilakukan di bengkel terpercaya.

 infografis

2. Kondisi velg sudah tidak rata

Faktor penyebab ban motor terasa oleng selanjutnya adalah kondisi velg-nya. Perhatikan apakah velg sudah tidak rata. Kalau ya, dipastikan itulah penyebab ban motor tidak stabil.

Solusinya adalah perbaiki velg tersebut jika kerusakan masih ringan, namun jika sudah tergolong kerusakan berat sebaiknya jangan ambil risiko dan gantilah velg dengan yang baru.

3. Tekanan shockbreaker yang tidak imbang

Shockbreaker atau alat peredam kejut pada kendaraan juga dapat menjadi faktor penyebab ban terasa oleng. Ini biasa disebabkan oleh tekanan shockbreaker yang tidak imbang.

4. Tekanan angin pada ban motor

Tekanan angin pada ban motor yang juga dapat memicu timbulnya sensasi oleng pada kendaraan. Entah karena tekanan angin yang kurang atau malah terlalu tinggi.

Maka dari itu, sebagai pengendara motor yang baik, harus memastikan bahwa tekanan ban motor yang dikendarai cukup dan sesuai dengan standar yang diharuskan.

5. Motor pernah jatuh atau mengalami tabrakan

Tabrakan yang dialami sebuah motor biasanya menimbulkan banyak kendala. Mulai dari lecet hingga beberapa komponen pada kendaraan yang mengalami kerusakan.

Seringkali orang tidak mengetahui bahwa kerusakan yang timbul dari insiden tersebut bisa saja tidak langsung terasa atau terlihat. Sebut saja kondisi sasis motor.

Sering terjadi kasus sasis terlihat biasa namun sebenarnya mulai penyok atau bengkok tidak seperti sebelumnya. Kondisi ini dapat memicu ban depan dan belakang yang tidak rata atau center (tengah).

Alhasil, kondisi ini menyebabkan ban motor terasa oleng saat dikendarai terutama saat ditikungan. Untuk itu, penting mebgecek setiap kondisi dari perangkat motor sebelum berkendara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini