Share

Mengaspal di Bali Naik Vespa Klasik, Atta Halilintar Ungkap Arti Kekeluargaan dalam Bingkai Kebhinnekaan

Tim Okezone, Okezone · Minggu 12 Juni 2022 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 12 86 2610077 mengaspal-di-bali-naik-vespa-klasik-atta-halilintar-ungkap-arti-kekeluargaan-dalam-bingkai-kebhinnekaan-lwJfhpGiF7.JPG Atta Halilintar kendarai Vespa klasik di Bali (Foto: Instagram/@attahalilintar)

ARTIS dan YouTuber kondang, Muhammad Attamimi Halilintar alias Atta Halilintar mengungkapkan kesannya usai mengendarai Vespa klasik bersama komunitas Vespa di jalanan Nusa Dua, Bali. Hal itu dilakoninya dalam gelaran Vespa World Days 2022 Bali.

"Aku naik Vespa VL tahun 50-an. Aku pribadi lebih menyukai Vespa klasik, Vespa yang tua-tua, walaupun mungkin kalau kenyamanan saat ini lebih enak pakai (Vespa) matic. Saat naik Vespa klasik rasanya happy sih, dan ada feel tersendiri gitu untuk mengendarai Vespa yang klasik," kata Atta saat ditemui di sela Vespa World Days di Peninsula Island, Nusa Dua, Bali mengutip ANTARA, Minggu (12/6/2022).

Atta yang juga Wakil Ketua Komunikasi dan Media Sosial Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, dan Presiden Komunitas Motor Listrik Indonesia (KMLI) itu mengatakan, baginya, komunitas Vespa adalah salah satu bentuk keluarga yang beragam namun harmonis.

Atta Halilintar Naik Vespa Klasik
(Foto: Instagram/@attahalilintar)

"Menurutku ini (komunitas Vespa) adalah arti kekeluargaan, membuktikan kalau Indonesia ini Bhinneka Tunggal Ika. Ada macam-macam Vespa dan latar belakang para anggotanya, dan semuanya berkumpul di sini," kata Atta.

"Adanya komunitas seperti ini, kita tidak membeda-bedakan orang, mau dari Vespa tua sampai 2022 pun semua bersatu di sini," tutur suami Aurel Hermansyah ini.

Suami dari penyanyi Aurel Hermansyah itu juga membagikan sedikit pengalamannya selama ikut kegiatan bersama komunitas seperti berkendara bersama (riding). Di Bali, ia melakukan kegiatan tersebut bersama IMI Provinsi Bali.

"Mungkin yang paling berkesan tuh ketika Vespa mogok, dan teman-teman yang lewat pun berhenti dan saling bantu. Ketika kita berpapasan, juga saling menyapa (dengan membunyikan klakson). Identitas seperti itu yang buatku berkesan sih dan jarang dijumpai," kata Atta.

Dirinya berharap, komunitas Vespa maupun komunitaas lainnya bisa semakin solid dan kegiatan seperti Vespa World Days ini bisa terus dilakukan.

"Semoga komunitas seperti ini bisa semakin berkembang lagi, acara makin hidup dan banyak industri lain yang hidup mulai dari musik, otomotif, pariwisata, dan hiburan, semuanya jd satu. Aku pribadi sangat support. Semuanya di sini punya passion soal otomotif dan ingin sama-sama dibangun," tandasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini