Share

Klaim Punya Keamanan Canggih, Fitur Baru Tesla Punya Celah Digondol Maling

Tangguh Yudha, Jurnalis · Selasa 14 Juni 2022 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 14 52 2611080 klaim-punya-keamanan-canggih-fitur-baru-tesla-punya-celah-digondol-maling-De4zVhM7d9.png Tesla (dok Tesla)

BUKAN rahasia lagi bahwa mobil Tesla dapat diretas. Bahkan, sebuah video di YouTube menunjukkan bagaimana cara masuk ke dalam sistem mobil Tesla , menyalakan, dan membawa kabur mobil.

Peretas ternyata masuk ke sistem mobil melalui celah di fitur yang baru saja ditambahkan Tesla pada Agustus 2021 silam. Fitur ini memungkinkan pemilik mobil menghidupkan kendaraan secara instan. Semula, fitur tersebut dihadirkan agar pengguna bisa menghidupkan mesin dengan dan membuka pintu mobil menggunakan kartu kunci berteknologi Near Field Communication (NFC).

Kartu NFC tersebut bisa digunakan untuk semua model Tesla Model 3 dan menggunakan sinyal identifikasi frekuensi radio jarak pendek (RFID) untuk berinteraksi dengan sistem komputer mobil. Sayangnya, fitur tersebut memiliki celah keamanan yang berisiko mobil digondol orang.

infografis

Menurut Martin Herfurt, seorang peneliti keamanan Austria, fitur baru Tesla tidak hanya dapat menghidupkan mobil secara otomatis, tapi juga memberikan celah keamanan berbahaya.

Alih-alih hanya dapat dibuka dengan kartu kunci NFC, Tesla Model 3 juga dapat dibuka dengan kunci fob atau aplikasi seluler Tesla yang terdaftar di akun pemilik, seperti dilansir Gizmodo.

Herfurt menyebut ini dimungkinkan dengan aplikasi seluler buatannya sendiri, yang ia juluki sebagai “TeslaKee,” yang dapat berkomunikasi dengan fitur di VCsec yang digunakan untuk mengobrol dengan kendaraan Tesla.

Aplikasi buatannya ini bisa digunakan bahkan dari jarak jauh. Dengan memanfaatkan celah pada fitur baruTesla Model 3 itu, mobil dapat dihidupkan dengan mudah tanpa persyaratan otentikasi terlebih dahulu.

Meskipun Herfurt tidak membeberkan secara jelas cara kerja aplikasinya dalam menembus sistem keamanan Tesla, tetap saja kalau sudah begini bukan tidak mungkin orang lain juga bisa melakukannya.

Peretas hanya tinggal mencari celah yang ada di fitur Tesla, membuat aplikasi, dan melakukan hal yang serupa seperti yang dilakukan Herfurt. Ini sekaligus menjadi bukti bahwa sistem Tesla bisa ditembus oleh para peretas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini