Share

Cerita Sopir Bus Wanita PO Haryanto Ditodong Pistol di Jalan, Tak Gentar Sama Sekali

Siska Permata Sari, Jurnalis · Kamis 23 Juni 2022 10:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 52 2615848 cerita-sopir-bus-wanita-po-haryanto-ditodong-pistol-di-jalan-tak-gentar-sama-sekali-OE93bEgNJI.jpg Bu Yayuk, Sopir Bus Wanita PO Haryanto (dok YouTube/Rinaldi Aban)

Gara-gara menghalangi jalan, maka Bu yayuk memutuksan menyalipnya. Namun, Fortuner tersebut tetap menganggu selama di perjalanan.

"Pas mau ke terminal Tingkir mereka tanpa sein belok kebahu jalan dan belok lagi dari kiri ke kanan. Saat diklakson malah orang di Fortuner memaki-maki sambil menunjuk-nunjuk mengeluarkan kata-kata kasar menyebut binatang. Saya langsung tarik rem tangan turun. Maksudnya apa Pak, saya manusia kalau 'bintang' tidak bisa bawa bus. Apalagi bisa bawa orang banyak," kata Bu yayuk.

"Orang-orang di mobil turun dengan badan tinggi dan besar semua. Tapi posisi saya benar. Di manapun kalau saya benar saya tidak ada takutnya," kata Bu Yayuk.

Ternyata Alphard yang sebelumnya sempat ganggu datang.

"Mereka sepertinya satu rombongan. Turun lagi orang dengan badan gede-gede. Saya lihat orangnya sampai dengak gini," ujarnya. Bu Yayuk menirukan kata-kata orang itu, 'Kamu mau saya tembak' . "Dia berkali-kali kayak setengah berani menodongkan pistol dan memasukan lagi," katanya.

Meski demikian Bu Yayuk tak ge

ntar sama sekali.

"Silakan saya tembak. Saya berurusan sengan sopir ini (Fortuner) yang makin-maki saya. Saya enggak urusan dengan kamu, kamu punya pistol begitu berani sama orang sipil, ancam-ancam warga sipil. Kalau berani mari adu argumen dengan saya," kata Bu Yayuk.

Beruntung ada seorang perempuan keluar dari dalam mobil. Perempuan itu memarahi rekan-rekannya karena mengancam dan hanya berani terhadap perempuan. Pada kejadian ada petugas DLLAJ di terminal yang melerai.

"Sudah jangan dilanjuti ini salah paham, malu kalau dilanjuti," kata Bu Yayuk menirukan.

Menanggapi itu, Rian mengatakan ini menjadi pembelajaran. Dia mengaku geram saat mendengar karyawannya mendapat ancaman oknum seperti itu di jalan. Apalagi dia seorang perempuan.

"Kalau terjadi kejadian ini Bu, catat nomornya atau foto," kata Rian Mahendra, sambil mengatakan jika ada bukti pihaknya akan menuntut pelaku agar tidak arogan.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini