Share

Hati-Hati, Ini Sederet Penyebab Lampu Depan Mobil Cepat Putus

Tangguh Yudha, Jurnalis · Kamis 23 Juni 2022 12:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 52 2615865 hati-hati-ini-sederet-penyebab-lampu-depan-mobil-cepat-putus-DrGDc6bBT2.jpg Ilustrasi mobil (dok Freepik)

TERDAPAT beragam masalah yang mungkin ditemui para pemilik mobil. Salah satunya adalah lampu depan cepat putus, padahal komponen yang satu ini sangat vital keberadaannya terutama saat malam hari.

Berkendara malam hari tanpa adanya lampu jelas akan sangat membahayakan, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Bisa saja terjadi kecelakaan karena tabrakan keras yang menimbulkan korban jiwa.

Nah bagi para pemilik mobil, perlu diketahui bahwa ada beberapa penyebab lampu depan mobil bisa cepat putus. Apa saja sebabnya? Berikut daftarnya:

1. Kualitas Buruk 

Penyebab pertama lampu depan mobil cepat putus adalah kualitas bohlam yang buruk. Bohlam lampu berkualitas buruk biasanya tidak kuat menahan panas sehingga bisa menyebabkan filamen di dalamnya mudah putus.

Untuk itu ketika membeli bohlam pastikan kualitasnya baik. Meskipun harganya lebih mahal itu akan lebih baik mengingat usia lakainya juga yang lebih lama, jadi tidak perlu membeli bohlam lagi.

infografis

2. Switch Lampu Meleleh

Penyebab lain lampu depan mobil bisa cepat putus adalah switch yang meleleh. Switch yang meleleh biasanya dapat langsung terasa oleh pengemudi mobil saat menjalankan mobilnya karena terasa seret.

Untuk mengatasi masalah ini, sebaiknya memeriksakan mobilnya di bengkel yang ahli serta terpercaya. Jika memang ditemukan switch lampu meleleh, maka segera lakukan penggantian agar kejadian tak terulang.

3. Sekring Lampu Putus

Sekring sendiri pada umumnya berfungsi sebagai pengaman jika ada arus berlebih saat terjadi korsleting di jalur kabel. Sebagian besar mobil di Indonesia umumnya mempunyai dua buah sekring.

Sekring kelistrikan mobil biasanya dikumpul dalam kotak yang terletak di bawah kanan dekat setir kemudi mobil. Bentuknya seperti gigi atau dua jari. Jika memang putus, ada baiknya segera ganti sekring.

Atau bisa juga dengan melilitkan dua helai serabut logam dari kabelnya ke kedua terminal. Namun perlu diingat, bahwa cara ini hanya berlaku sementara. Tetap, baiknya dilakukan penggantian.

4. Tegangan Kelistrikan Mobil Melewati Batas

Biasanya, tegangan aki pada sebagian besar kendaraan mobil adalah 12 volt. Saat mesin mobil hidup, tegangan ini bisa melonjak sampai 14 volt. Hal ini disebabkan sistem pengisian sedang mengisi daya baterai.

Akibat dari adanya lonjakan tersebut, sistem kelistrikan mobil yang terhubung dengan baterai ini bisa membuat lampu depan jadi lebih terang dari biasanya. Dan ini bisa membuat filamen lampu terbakar hingga putus.

5. Relay Rusak

Relay adalah bagian dari sistem lampu mobil yang bertugas memberi daya ke lampu depan. Relay yang rusak dapat membuat lampu depan mobil jadi cepat mati, bahkan tidak mau menyala sama sekali.

6. Kehilangan Koneksi atau Kabel Terbakar

Lampu depan mobil cepat putus yaitu bisa karena terjadi masalah antara kabel lampu depan dengan mesin. Biasanya terjadi karena kabelnya mempunyai koneksi longgar atau terbakar.

Solusinya, adalah bisa mengakses area tempat kabel yang menjadi penghubung baterai dan lampu depan mobil. Periksa juga koneksi yang longgar atau terbakar, lalu pasangkan kembali dengan kencang.

7. Soket Lampu Meleleh

Soket lampu mobil terbuat dari bahan karet serta plastik sebagai ‘seal’nya yang ekonomis dan ringan. Jika terkena panas berlebih, yang biasanya terjadi akibat dari lampunya sendiri, bahan tersebut bisa cepat meleleh.

Soket yang meleleh akan membuat cengkraman soket ini sendiri kurang kencang hingga membuat hubungan terminal di dalam soketnya bisa kendor. Ini yang membuat lampu kadang hidup ataupun cepat mati.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini