Share

Efek Buruk Gunakan Oli Bekas dan Penetran untuk Rantai Motor

Asthesia Dhea Cantika, MNC Portal · Rabu 29 Juni 2022 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 28 53 2619963 efek-buruk-gunakan-oli-bekas-dan-penetran-untuk-rantai-motor-wnN7ST17BD.jpg Rantai motor (Zero Motor Cycles)

EFEK buruk gunakan oli bekas dan penetran untuk rantai motor. Umumnya, pengendara kerap kali melumasi rantai motor dengan oli bekas atau penetran. Pemberian pelumas pada rantai motor diibaratkan sebagai pelindung rantai agar cepat tak aus dan tak cepat putus terutama saat dibawa berkendara.

Namun, tak banyak yang tahu penggunaan oli bekas dan penetran untuk rantai motor dapat memberikan efek buruk. Sejatinya, untuk melumasi rantai motor telah ada pelumas khusus yang sudah diformulasikan sedemikian rupa sehingga bisa merawat rantai lebih lama, dan bisa menunjang tenaga mesin dengan lebih optimal.

ilustrasi

Efek Buruk Gunakan Oli Bekas dan Penetran untuk Rantai Motor

Mengutip dari berbagai sumber, pada dasarnya oli bekas pakai yang sudah berwarna hitam dan cenderung gampang tertempel oleh kotoran. Sehingga jika dioleskan ke rantai motor dapat membuat rantai cepat berkarat.

Follow Berita Okezone di Google News

Sebenarnya, untuk melumasi boleh-boleh saja menggunakan oli, namun harus oli baru yang tidak terkontaminasi kotoran. Namun, jika ingin rantainya awet dapat menggunakan chainlube, dengan penggunaan maksimal 2 minggu sekali supaya pelumas di rantainya tidak kering.

Bila seandainya rantai motor pernah atau tidak sengaja dilumasi menggunakan oli bekas, dapat dicuci terlebih dahulu sebelum dilumasi ulang. Pencucian dapat menggunakan bensin atau sabun cuci piring. Hanya saja, saat mencuci jangan lakukan untuk rantai yang menggunakan seal o-ring atau x-ring sebab sealnya menjadi rawan melar.

Demikian efek buruk gunakan oli bekas dan penetran untuk rantai motor yang wajib diketahui para pengendara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini