Share

Tips Aki Motor Agar Tidak Cepat Tekor, Yuk Dicoba!

Tangguh Yudha, MNC Portal · Kamis 07 Juli 2022 06:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 06 87 2624395 tips-aki-motor-agar-tidak-cepat-tekor-yuk-dicoba-IA4EaLw7eQ.png Ilustrasi motor (dok Freepik)

AKI menjadi salah satu komponen yang memiliki peran penting bagi motor.

Selain menjadi kunci utama agar starter motor dapat dinyalakan, aki juga berfungsi untuk menyalakan komponen kelistrikan lainnya.

Untuk itu, aki perlu dirawat agar tidah cepat tekor. Berikut ini adalah tips aki motor agar tidak cepat tekor, seperti dilansir dari blog resmi Honda:

1. Jangan gunakan aksesoris berlebihan

Penggunaan aksesoris berlebihan seperti menambah lampu-lampu, perangkat audio, hingga penggunaan klakson dengan suara besar tentu akan sangat menguras aki. Untuk itu Jangan gunakan aksesoris berlebihan.

 infografis

2. Jangan menyalakan starter elektrik secara paksa

Jika motor sulit dihidupkan, jangan memaksa menggunakan starter elektrik karena ini akan memakan banyak energi pada aki. Sebagai gantinya, gunakanlah starter manual atau biasa disebut dengan engkol.

3. Rutin panaskan motor

Seiring berjalannya waktu, sel-sel yang terdapat di dalam aki akan menjadi mati. Maka untuk mencegahnya, panaskan lah motor secara rutin minimal 15 menit setiap harinya.

4. Matikan komponen kelistrikan saat hendak mematikan motor

Hal ini bertujuan agar pada saat motor dinyalakan kembali, konsumsi aki yang dibutuhkan tidak terlalu besar. Matikan lampu sein, lampu utama jika memungkinkan, dan lainnya agar tidak mengganggu kestabilan tegangan listrik.

5. Selalu periksa Ketinggian cairan aki

Usahakan agar tidak melebihi batas atas dan bawah yang tertera. Jika sudah mendekati batas bawah, segera tambahkan cairan H2O (air suling) ke dalam aki hingga hampir menyentuh batas atas.

Meskipun cairan yang berada di dalam aki berupa asam sulfat (H2SO4), namun selalu gunakan H2O (air suling) untuk proses pengisian ulang aki untuk menjaga derajat keasaman (pH) cairan dalam aki.

6. Periksa kondisi kedua terminal aki

Bila perlu, kencangkan baut pada bagian sambungan terminal dan pastikan tidak ada kebocoran pada bagian sambungan atau katup terminal aki agar tidak timbulnya kerak putih yang dapat menghambat proses aliran listrik menuju aki.

7. Periksa kondisi kiprok

Kiprok ini bertugas sebagai regulator untuk menyuplai listrik ke dalam aki terutama pada tahap pengisian. Jika terdapat indikasi seperti lampu motor yang redup atau menyala dengan tidak stabil, ada kemungkinan salah satu penyebabnya terletak pada kiprok yang mulai rusak dan harus segera diganti.

8. Segera ganti aki juka terjadi kebocoran

Jika memang terjadi kebocoran, segera tukarkan aki lama dengan aki baru. Selain mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan karena aki mengandung bahan yang beracun dan mudah meledak.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini