Share

Daftar PO Bus Diprediksi Akan Bangkrut

Tangguh Yudha, MNC Portal · Kamis 14 Juli 2022 06:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 13 52 2628573 daftar-po-bus-diprediksi-akan-bangkrut-c8lzWOAk7o.jpg Ilustrasi bus (freepik)

GELIAT perusahaan otobus (PO) di Indonesia semakin kencang. Mengingat masyarakat Indonesia sendiri menjadikan bus sebagai moda transportasi darat favorit.

Namun seiring dengan banyaknya PO yang ikut bersaing, membuat sejumlah PO yang tidak kuat menjadi terpental bahkan berpotensi mengalami kebangkrutan.

Pada artikel kali ini akan membahas daftar PO bus yang diprediksi mengalami kebangkrutan. Lantas apa saja itu? Berikut paparannya seperti dilansir dari berbagai sumber.

1. Santoso

Santoso merupakan PO bus asal Magelang yang didirikan oleh seorang dokter pada tahun 70-an. Selepas sang pendiri tiada, PO dengan trayek andalan Jogja-Semarang ini dipegang dan dikelola oleh anak-anaknya.

Hingga akhirnya pada tahun 2000-an, eksistensi PO Santoso mulai redup dikarenakan banyaknya PO yang membuka trayek sama sehingga para penumpang bisa memilih bus yang lain.

Dampaknya adalah PO Santoso kalah bersaing. Saking bangkrutnya, banyak bus Santoso yang tua-tua masih dioperasikan.

 infografis

2. Merdeka

Pada tahun 70-an, PO bus Merdeka ini sempat membuka trayek dari Ciamis ke Sumatera, tepatnya ke Pekanbaru dan Padang yang menjadikannya dengan trayek terpanjang di Jawa Barat.

PO Merdeka sendiri didirikan oleh Suherman dengan mengandalkan lima unit bus. Namun seiring perkembangan waktu PO Merdeka pun mulai terguncang dan menyebabkan ditutupnya trayek Sumatera.

Karena terus merugi, bus Merdeka hampir seluruhnya menggunakan sasis Mercedes-Benz tua. Dan lantaran lambat meremajakan armada busnya, PO Merdeka mulai tertinggal oleh PO lainnya.

3. Coyo

Coyo merupakan PO bus yang bermarkas di Semarang. PO ini menjadi salah satu hang tertua di Jawa Tengah dan sempat berjaya hingga tiga dekade dengan trayek andalan Cirebon - Tegal.

Coyo menjadi PO yang paling disukai oleh para penumpang dengan kelas patas. Selain nyaman, PO Coyo juga terkenal tetap waktu. Hingga akhirnya seiring banyaknya PO yang bermunculan, Coyo harus ditinggalkan penumpangya.

Sekarang Coyo masih beroperasi namun menggunakan bus yang sudah tua yang atau ketinggalan zaman sehingga para penumpang beralih naik bus-bus lain yang lebih bagus.

4. Goodwill

Bagi yang sering berpergian dari Bandung menuju Purwokerto pastinya tahu bus Goodwill ini. Bus dengan dasar warna merah ini berdiri pada tahun 70-an yang didirikan oleh keturunan asal Jerman.

Goodwill bisa mengambil penumpang sebanyak-banyaknya hingga banyak penumpang tidak nyaman. Inilah yang menjadikan boomerang bagi perusahaan yang membuat kehilangan banyak penumpang.

5. Kopaja

Di Jabodetabek, sebelum adanya Bus TransJakarta, bus ini menguasai 50% pasar dan jumlah armadanya pun tidak terhitung. Bus Kopaja terkenal dengan ongkosnya yang sangat murah.

Bus Kopaja hilang seketika karena adanya kebijakan pemerintah yang mengoperasikan bus TransJakarta, yang mana ongkosnya juga murah dengan tingkat kenyamanan yang jauh lebih tinggi.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini