Share

Restrukturisasi, Ford Bakal Pangkas 8.000 Pegawai

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 22 Juli 2022 00:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 21 52 2633487 restrukturisasi-ford-bakal-pangkas-8-000-pegawai-9vTE11WqnZ.jpg Mobil Ford (dok Ford Motors Co)

FORD Motor Co sedang bersiap untuk memangkas hingga 8.000 pekerja dalam beberapa minggu mendatang dalam upaya untuk mengurangi biaya dan mengintensifkan fokusnya pada kendaraan listrik, demikian laporan Bloomberg News mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Pemotongan diperkirakan terjadi pada tenaga kerja yang digaji Ford, serta unit Ford Blue yang dibuat pada bulan Maret untuk menjalankan operasi mesin pembakaran internal perusahaan.

Melansir ANTARA, pemotongan, yang detailnya belum diselesaikan dan dapat berubah, dapat dilakukan secara bertahap dan kemungkinan akan dimulai musim panas ini.

 infografis

Juru bicara Ford mengatakan perusahaan tidak mengomentari spekulasi, tetapi telah menjadwalkan panggilan konferensi pada Kamis untuk memberi tahu investor tentang rencana untuk mencapai target produksi kendaraan listrik tahunan 600.000 kendaraan pada 2023 dan lebih dari 2 juta pada akhir 2026.

"Untuk mewujudkan transformasi Ford+ kami dan memimpin era baru kendaraan listrik dan terhubung yang menggairahkan dan disruptif ini, kami tetap fokus untuk membentuk kembali pekerjaan kami dan memodernisasi organisasi kami di semua unit bisnis otomotif dan di seluruh perusahaan," kata juru bicara Ford T.R. Reid dalam sebuah pernyataan.

"Sebagai bagian dari ini, kami telah menetapkan target yang jelas untuk menurunkan struktur biaya kami untuk memastikan kami ramping dan sepenuhnya kompetitif dengan yang terbaik di industri ini," tambahnya.

Pada bulan Maret, Ford meningkatkan pengeluaran untuk kendaraan listrik hingga tahun 2026 menjadi USD50 miliar  dari target sebelumnya sebesar USD30 miliar, dan mengatur ulang operasinya menjadi unit terpisah yang berfokus pada kendaraan listrik dan kendaraan bertenaga bensin dengan masing-masing Ford Model e dan Ford Blue.

Perusahaan yang berbasis di Dearborn, Michigan juga mengatakan pada saat itu bahwa bisnis kendaraan listriknya tidak akan menguntungkan sampai model generasi berikutnya mulai diproduksi pada tahun 2025.

Chief Executive Ford Jim Farley mengatakan pada bulan Februari di konferensi Wolfe Research bahwa peluang pembuat mobil AS untuk memotong biaya dalam operasi mesin pembakaran internalnya ada di sisi struktural.

"Kami memiliki terlalu banyak orang," katanya.

"Tim manajemen ini sangat yakin bahwa portofolio ICE dan BEV kami berpenghasilan rendah," tambahnya, mengacu pada kendaraan listrik baterai, atau BEV.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini