Share

Alasan Terbesar Mengapa Bus Lintas Sumatera Tidak Memberikan Servis Makan Gratis ke Penumpangnya

Destriana Indria Pamungkas, MNC Portal · Selasa 26 Juli 2022 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 25 52 2636003 alasan-terbesar-mengapa-bus-lintas-sumatera-tidak-memberikan-servis-makan-gratis-ke-penumpangnya-tMFua0FjFt.jpg PMTOH salah satu bus yang melayani trayek lintas Sumatera-Jawa (visitbandaaceh.com)

ALASAN terbesar mengapa bus lintas Sumatera tidak memberikan servis makan gratis ke penumpangnya harus anda ketahui. Bagi anda yang akan melakukan perjalanan ke Sumatera wajib disimak.

Berpergian antar kota atau provinsi tentu membutuhkan waktu yang lama. Anda harus duduk berjam-jam hingga sampai ke tempat tujuan. Tak heran jika selama perjalanan, bus biasanya akan berhenti di tempat makan untuk beristirahat atau untuk mengisi perut penumpang dan sopirnya.

 BACA JUGA:8 PO Bus Sapu Jagat Terbaik di Indonesia, Nomor 5 Penumpang Dapat Servis Makan

Namun, ternyata hal tersebut tidak berlaku untuk bus lintas Sumatera loh. Inilah Alasan Terbesar Mengapa Bus Lintas Sumatera Tidak Memberikan Servis Makan Gratis Ke Penumpangnya.

Alasan Terbesar Mengapa Bus Lintas Sumatera Tidak Memberikan Servis Makan Gratis ke Penumpangnya

 

Adapun beberapa alasan kuat kenapa bus-bus lintas Sumatera tidak memberikan layanan makan gratis bagi penumpangnya adalah sebagai berikut:

 ilustrasi

Jarak dan waktu

Bus antar kota antar provinsi (AKAP) tentunya akan melintasi jalur yang jauh dan lama. Misalnya saja jarak dari Jakarta ke Medan menggunakan bus AKAP memerlukan waktu tempuh rata-rata selama 2 hari dan 6 jam jika perjalanan normal tanpa hambatan.

 BACA JUGA:Daftar 7 PO Bus Termewah di Indonesia, Fasilitasnya Bikin Nyaman!

Jadi penyedia layanan tidak memberikan makan gratis agar waktu tempuh lebih efisien.

Bukan hanya itu saja, seorang sopir bus AKAP mengatakan jika karakter penumpang bus lintas Sumatera biasanya berbeda. Mayoritas penumpang ingin cepat sampai di tempat tujuan.

Model Penyajian yang Berbeda

Model penyajian makanan rumah makan di Jawa dan Sumatera cukup berbeda. Jika di Jawa biasanya menggunakan model prasmanan, di Sumatera kebanyakan menggunakan model khas Minang.

Jadi cukup sulit jika diubah menjadi pola prasmanan. Bukan hanya itu saja, bahan baku makanan di Sumatera juga lebih mahal dari pada di Jawa. Jadi jika perusahaan bus membuka servis makan harga tiketnya bisa naik.

Nah, itulah alasan terbesar mengapa bus lintas sumatera tidak memberikan servis makan gratis ke penumpangnya. Meski demikian, anda masih bisa menjumpai beberapa perusahaan bus lintas Sumatera yang masih membuka servis makan gratis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini