Share

Viral Mobil Pengawalan Mantan Wapres Dianggap Ugal-Ugalan, Yuk Pahami Dasar Hukumnya

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 27 Juli 2022 08:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 27 52 2636936 viral-mobil-pengawalan-mantan-wapres-dianggap-ugal-ugalan-yuk-pahami-dasar-hukumnya-NxsCbLzMFR.jpg Ilustrasi mobil (freepik)

VIRAL video di media sosial pengendara mobil mengaku dihalangi-halangi oleh rombongan pengawal mantan wakil presiden (wapres).

Video itu diunggah oleh pengemudi mobil melalui akun pribadinya, @francinewidjojo dilansir MNC Portal Indonesia pada Rabu (27/7/2022).

Berdasarkan keterangan unggahan, rombongan pengawal disebut ugal-ugalan serta membahayakan.

Menanggapi peristiwa ini, pihak Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menjelaskan, insiden tersebut terjadi pada pukul 20.15 WIB, Minggu 24 Juli 2022.

infografis

Ketika itu, rombongan Paspampres mengawal salah satu mantan wapres. Lalu, saat berada di antara Jalan layang Antasari, Jakarta Selatan, mobil Ran Karisma bernomor polisi B 1391 RFJ dipepet oleh kendaraan Hyundai dengan nomor polisi B 1226 ZLQ yang melaju kencang dari kiri belakang.

Mobil Hyundai tersebut sampai ke depan dan kendaraan tersebut sengaja maju dan mundur lagi sampai belakang dengan mengakibatkan air genangan di sisi kiri menghalangi pandangan pengemudi.

Tak hanya itu, ketika mobil Hyundai tersebut akan maju ke depan lagi dan karena melihat gelagat yang kurang baik akhirnya salah seorang personel Paspampres menghalangi Hyundai tersebut untuk maju ke depan.

Meski demikian, mobil Hyundai itu tetap memaksa sehingga personel Paspampres membuka pintu kaca mobil dan memperingatkan bahwa saat ini mereka sedang melakukan pengawalan resmi wapres.

Paspampres bahkan meminta agar jangan diganggu. Setelah diperingatkan, Paspampres yang lain memerintahkan kepada patroli pengawalan polisi agar mobil Hyundai itu ditahan tepat di Patung Obor.

Tetapi, mobil tersebut berhasil lolos. Hyundai tersebut tetap mengikuti sampai Jalan Sudirman dan akhirnya terputus dengan sendirinya oleh kemacetan lalu lintas.

Melalui keterangan resminya, Paspampres menjelaskan dasar hukum saat pengawalan wapres, salah satunya Peraturan Pemerintah RI Nomor 59 tahun 2013 tentang Pengamanan Presiden dan Wakil Presiden, Mantan Presiden dan Mantan Wakil Presiden Beserta Keluarganya serta Tamu Negara Setingkat Kepala Negara/Kepala Pemerintahan.

Pada pasal 5 huruf D, berbunyi : d. Kepolisian menyebutkan tindakan tegas terhadap penerobos konvoi presiden atau yang berstatus VVIP lainnya adalah kewenangan Paspampres atau pasukan pengamanan yang ditugaskan mengawal pasukan VVIP itu sendiri.

Terkait tindakan tegas terhadap penerobos iring-iringan berstatus VVIP, seperti tembakan peringatan atau lebih, hal itu ditentukan Paspampres perlu tidaknya.

Sementara itu, polisi bersifat memberi peringatan pada si penerobos agar keluar dari iring-iringan VVIP seperti presiden. Karena itu, jika ada pengawalan, menurut pihak Paspampres, sebaiknya masyarakat memberikan prioritas dengan tidak menerobos.

Jika menerobos, polisi memberi peringatan untuk keluar dari rombongan, sedangkan lebih dari itu yang menentukan adalah Paspampres.

Rombongan presiden/vvip yang masuk dalam pengguna jalan sendiri harus mendapatkan prioritas atau utama sesuai aturan Pasal 134 dan Pasal 135 UU Nomor 22 Tahun 2009.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini