Share

BBM Naik Terus, Masyarakat Mulai Melirik Mobil Listrik

Tangguh Yudha, Jurnalis · Jum'at 29 Juli 2022 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 28 52 2637877 bbm-naik-terus-masyarakat-mulai-melirik-mobil-listrik-R7toseyJBz.jpg Ilustrasi mobil listrik (stutterstock)

HARGA bahan bakar minyak (BBM) terus naik, sehingga membuat masyarakat mulai melirik mobil listrik karena diklaim lebih hemat biaya operasional dan ramah lingkungan ketimbang mobil diesel.

Hal ini bisa dilihat dari setiap ada pameran otomotif, mobil listrik selalu menarik perhatian. Misalnya di ajang pameran PERIKLINDO Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat yang berlangsung hingga Minggu 31 Juli, pengunjung ramai melihat-lihat kendaraan listrik.

PEVS 2022 menghadiri sederet mobil dan sepeda motor listrik. Bahkan ada mobil listrik yang dibanderol dengan harga di bawah Rp 100 jutaan.

 BACA JUGA:Daftar 5 Mobil Listrik yang Kian Digandrungi

Antusiasme masyarakat akan mobil listrik pun memang tinggi. Hal ini sejalan dengan studi Nissan oleh Frost & Sullivan yang berjudul " The Future of Electrified Vehicles in Southeast Asia".

Berdasarkan studi yang dilakukan di sejumlah negara seperti Thailand, Filipina, Malaysia, Vietnam, Singapura, dan termasuk juga Indonesia, terungkap bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan listrik cukup tinggi.

 

Studi mengungkapkan bahwa hampir dua pertiga (64%) responden di seluruh Asia Tenggara mengatakan bahwa mereka lebih mempertimbangkan kendaraan listrik dibandingkan lima tahun lalu.

Kemudian 66% konsumen di seluruh wilayah percaya bahwa mereka pasti akan memakai mobil listrik sebagai bagian dari kehidupan mereka dalam waktu dekat, seperti diolah dari blog resmi Nissan, Jumat (29/7/2022).

 BACA JUGA:Menengok Mobil Listrik VIP KTT G20 di PEVS 2022

Menurut studi tersebut, 50% pemilik kendaraan non-listrik di Indonesia menyatakan bahwa mereka pasti akan mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai pembelian mobil berikutnya dalam tiga tahun ke depan.

Dan menariknya, dampak positif terhadap lingkungan dan teknologi keselamatan menjadi faktor utama bagi masyarakat Indonesia untuk mempertimbangkan kendaraan listrik.

Sebanyak 44% responden Indonesia berpendapat bahwa kendaraan listrik itu keren dan trendi dan 58% lainnya percaya bahwa biaya perawatan untuk kendaraan listrik lebih murah dibandingkan mobil konvensional.

Hal ini menunjukkan kebutuhan yang terus berlangsung bagi produsen mobil, pembuat kebijakan, dan pihak swasta untuk berkolaborasi dalam mendorong penerapan mobilitas listrik.

 ilustrasi

Ketua Umum Periklindo Moeldoko menyebutkan bahwa kendaraan listrik bisa jadi solusi masalah energi termasuk kenaikan BBM. Selain itu mobil listrik yang nol emisi juga membuat lingkungan menjadi lebih bersih.

“Indonesia punya sumber daya luar biasa atas pengembangan mobil listrik dunia. Kita harus mengambil lompatan ini dan tidak boleh ketinggalan dalam pengembangan mobil listrik," kata Moeldoko beberapa waktu lalu.

Moeldoko mengatakan saat ini yang diperlukan adalah mesiapan ekosistem, misalnya seperti kesiapan charging station. Sehingga, masyarakat yang masih ragu kesulitan menemukan charging bisa lebih yakin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini