Share

Yuk Pahami Sanksi Bagi Pengendara Nekat Lewat Jalur TransJakarta

Kurniawati Hasjanah, Jurnalis · Jum'at 05 Agustus 2022 11:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 53 2642385 yuk-pahami-sanksi-bagi-pengendara-nekat-lewat-jalur-transjakarta-wQ7V5TQBpa.jpg Viral pemotor ditilang polisi karena lewat jalur TransJakarta

VIRAL video di media sosial menampakkan pengendara sepeda motor ditilang polisi karena melewati jalur TransJakarta.

Awalnya terlihat sekitar lima orang pengendara sepeda motor yang sedang berada di jalur Transjakarta.

Pengendara sepeda motor itu berhenti karena melihat seorang anggota polisi yang berada di depannya.

Salah satu pengendara sepeda motor yang mengenakan kaus panjang berwarna putih bahkan sempat mencoba mengangkat sepeda motornya ke atas pagar pembatas agar dapat berpindah ke jalur lain.

infografis

Meski demikian, akhirnya gagal karena sepeda motor miliknya malah ambruk.

"Polisi tilang sepeda motor... Rawa Buaya Transjakarta," demikian keterangan postingannya.

Berkaca dari insiden ini, yuk pahami sanksi bagi pengendara yang nekat melewati jalur TransJakarta.

Sebenarnya terdapat larangan pengendara yang melewati jalur TransJakarta tertulis pada Perda DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi.

Pada Perda tersebut, Pasal 90 ayat (1) berbunyi:

“Setiap Kendaraan Bermotor selain Mobil Bus Angkutan umum massal berbaris Jalan dilarang menggunakan lajur atau jalur khusus Angkutan Umum massal berbasis Jalan”.

Menilik Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), penerobos jalur Busway akan dikenai sanksi berupa pidana kurungan atau denda. Sanksi kurungan tersebut paling lama dua bulan. Atau pelanggar dapat memilih sanksi denda dengan besaran nominal Rp 500.000.

Selain itu, apabila merujuk pada aturan pasal 2 ayat (7) Perda DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007.

Dalam pasal itu dengan jelas disebutkan bahwa kendaraan bermotor roda dua atau lebih dilarang untuk memasuki jalur TransJakarta.

Bunyi pasal tersebut sebagai berikut: “Kendaraan bermotor roda dua atau lebih dilarang memasuki busway”.

Selanjutnya, pasal 61 ayat (3) Perda DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007. Hukuman bagi pelanggar pasal 2 ayat (7) diatur dalam pasal ini.

Sesuai dengan bunyi pasal tersebut, pelanggar dapat dikenakan ancaman pidana kurungan paling lama 180 hari, serta denda paling sedikit Rp 5.000.000 atau paling banyak Rp 50.000.000.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini