Share

Perhatikan 4 Hal Utama untuk Mendukung Manuver Aman Berkendara

Antara, Jurnalis · Rabu 10 Agustus 2022 08:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 09 52 2644411 perhatikan-4-hal-utama-untuk-mendukung-manuver-aman-berkendara-o3ehxKBRJC.jpg Ilustrasi mobil (freepik)

MANUVER sering diartikan sebagai reaksi pengemudi ketika melakukan tindakan seperti zig-zag, selap selip, pengereman mendadak, berbelok, dan kondisi khusus lainnya.

Manuver dibagi menjadi dua kategori, yaitu manuver ekstrim dan manuver aman. Manuver ekstrim dapat berdampak buruk ketika pengemudi tidak dapat mengontrol kendaraannya dan berujung terjadinya selip.

Sedangkan manuver aman yaitu pengemudi selalu dalam kontrol emosi yang stabil dan dengan penuh tanggung jawab.

Berikut ini adalah 4 hal utama dalam mendukung manuver aman, yaitu Operational (Driving technic), Seat position (Ergonomis & dinamis), Pergerakan/kecepatan (lingkungan), dan Track area (Lurus, Jumping & tikungan).

infografis

Pertama adalah operasional atau teknik mengemudi yang merupakan dasar seseorang dalam mengemudi.

Orang yang paham dalam melakukan operasional pada kendaraannya secara benar, biasanya selalu melakukan deselerasi atau coverbrake di situasi yang mengharuskan pengemudi bermanuver secara halus, yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan kendaraan.

Kedua adalah posisi berkendara ketika kendaraan bermanuver. Pastikan posisi duduk pengemudi sudah memenuhi unsur 3C (Control, Communication, Comfort), seperti punggung menempel di sandaran jok dan posisi tangan sudah sesuai terhadap stir kemudi.

Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan kendaraan ketika melakukan manuver di situasi mendadak.

Selanjutnya, memastikan pergerakan atau kecepatan yang selaras dengan kondisi lalu lintas. Hal ini sangat penting untuk menghindari resiko kecelakaan tabrakan depan dan belakang. Selalu patuhi aturan kecepatan sesuai dengan rambu lalu lintas dan tentukan lajur dengan benar.

Terakhir adalah memahami area lintasan. Pengendara harus sadar bahwa lebar jalan rata-rata berkisar 3 hingga 3.5 meter, tergantung jenis dan kelas jalanan.

Pada jenis jalanan tertentu, umumnya dapat dirasakan kendaraan bergerak dinamis dan dapat dirasakan kondisi kendaraan seperti limbung, berguncang, dan oleng, akibat jalan yang licin dan bergelombang, serta dipengaruhi terpaan angin maupun tenaga mesin kendaraan.

Pastikan kendaraan tetap berada di jalurnya, dan apabila akan mendahului, pastikan pengemudi memperhatikan titik buta serta rambu-rambu lalu lintas yang ada.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini