Share

7 Cara Merawat Aki Sepeda Motor Agar Lebih Awet, Jangan Sampai Salah!

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Selasa 30 Agustus 2022 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 29 53 2656688 7-cara-merawat-aki-sepeda-motor-agar-lebih-awet-jangan-sampai-salah-npCWwmLdHG.jpg Ilustrasi motor (freepik)

BATERAI atau aki memegang peranan yang sangat penting di sepeda motor. Ia berfungsi sebagai penyuplai sekaligus menyimpan arus kelistrikan untuk menyalakan sistem eletrikal, seperti starter, pompa injeksi, penerangan, hingga pembakaran pada mesin.

Umumnya, terdapat dua tipe aki yang biasa digunakan, yaitu basah dan kering. Di motor injeksi, aki kering yang sifatnya bebas perawatan atau dapat juga disebut Maintenance Free (MF) lebih banyak digunakan.

Hal tersebut dikarenakan perawatannya yang lebih mudah dibandingkan dengan tipe aki basah. Pada aki basah, pemilik kendaraan wajib melakukan pengecekan level ketinggian air aki. Jika kurang, harus ditambah sampai garis batas maksimal.

Mengingat peran vital aki, maka sebagai salah satu produsen sepeda motor terbesar di Indonesia, Yamaha melalui Service Advisor Sentral Yamaha Makassar, seperti Ridwan, membagikan tips menjaga aki motor agar tahan lama.

1. Hindari menggunakan aksesoris motor yang berkaitan dengan kelistrikan secara berlebihan.

Konsumen masa kini semakin gemar menggunakan aksesoris motor, namun jika memakai aksesoris yang berkaitan dengan kelistrikan dalam jumlah banyak, khususnya pada lampu-lampu sepeda motor dapat membebani kinerja aki dan menggugurkan garansi resmi.

 infografis

2. Pastikan voltase aki baik tipe kering atau basah sesuai dengan standar tegangan pada buku manual.

Jika di bawah angka yang disarankan pada buku manual, maka aki tersebut sebaiknya dicharge kembali.

3. Periksa kondisi aki, bersihkan jika terdapat kotoran atau kerak pada terminal-nya.

Jika tidak, maka aki dapat bermasalah atau biasa disebut soak sehingga akan menyebabkan terganggunya kinerja beberapa system. Bahkan menyebabkan sepeda motor tidak berfungsi atau mogok.

4. Hindari penggunaan starter elektrik secara paksa.

Jika motor susah dihidupkan, jangan memaksa penggunaan starter eletrik karena akan membuat aki soak.

Sebaiknya cek kondisi motor terlebih dahulu atau kunjungi bengkel resmi terdekat untuk pengecekan lebih lanjut.

5. Pastikan kunci kontak motor dalam kondisi off, saat mesin motor mati.

Jika kunci kontak pada posisi on saat mesin motor dalam keadaan mati, maka akan mengambil daya aki.

6. Mesin motor yang jarang digunakan, disarankan untuk tetap dipanaskan.

Jika motor jarang dipakai, usahakan sepeda motor untuk tetap dipanaskan atau digunakan jalan selama 10 – 15 menit meskipun motor tidak digunakan.

Jika ditinggal lama, sebaiknya mencopot kabel negative pada aki agar aki lebih tahan lama.

7. Menggunakan aki sesuai spesifikasi sepeda motor

Setiap aki pasti memiliki masa pakai, jika sudah mencapai masa tersebut maka aki wajib diganti. Karena meskipun dicharger ulang, biasanya aki sudah tidak bisa menyimpan arus. Jika hal tersebut terjadi gantilah aki sesuai spesifikasi bawaan sepeda motor atau sesuai kapasitas yang dibutuhkan

Namun, jika kondisi aki sudah menunjukan gejala soak, biasanya ditandai dengan starter yang lemah, kedipan lampu sein melambat, suara klakson kecil, bahkan layar speedometer menjadi buram atau mati total.

Maka, penanganan pertama coba isi daya aki jika masih drop ganti aki untuk mencegah motor mati mendadak atau mogok saat digunakan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini