Share

Istana Presiden RI Mulai Gunakan Kendaraan Listrik, Wujudkan Transisi Energi Bersih

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Selasa 06 September 2022 20:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 06 52 2662226 istana-presiden-ri-mulai-gunakan-kendaraan-listrik-wujudkan-transisi-energi-bersih-guLc8qXeY5.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

SEKRETARIAT Presiden menerima Renewable Energy Certificate (REC) dan Dukungan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KLBB) oleh PT PLN (Persero) kepada 5 Istana Kepresidenan yang dipusatkan di Halaman Kantor Sekretariat Presiden, Jakarta, pada Selasa (6/9/2022). Artinya Istana mulai menggunakan kendaraan listrik.

Hal tersebut menjadi bukti bahwa Sekretariat Presiden memanfaatkan Energi Baru Terbarukan (EBT) guna menghadapi perubahan iklim serta mewujudkan transisi energi bersih.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Sekretariat Presiden akan berkomitmen untuk terus beradaptasi dalam menghadapi perubahan dunia.

“Sekretariat Presiden selalu mendukung tuntutan-tuntutan dunia yang berubah yaitu salah satunya harus menggunakan listrik yang terbarukan renewable energy,” ujar Heru dalam keterangannya.

Heru pun berharap kementerian lembaga dapat mengubah kebiasaan penggunaan listrik dengan menggunakan EBT.

"Kita semua istana dari Cipanas, Bogor, Jakarta, Jogja, Bali sudah menggunakan itu (ETB) dan tentunya ini bisa diikuti lembaga lembaga pemerintah lainnya. Supaya bisa kita memerangi kondisi perubahan iklim yang tidak terduga," kata Heru.

Heru berharap pemanfaatan EBT ini juga dapat diikuti oleh lembaga pemerintahan yang lain untuk turut serta dalam memerangi perubahan iklim yang tidak terduga terjadi lebih cepat.

“Tentunya kita juga lebih cepat lagi mengubah behavior, salah satunya adalah menggunakan energi baru terbarukan,” lanjutnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo turut memberikan apresiasi atas inisiasi yang dilakukan oleh Sekretariat Presiden dalam pemanfaatan EBT. Menurutnya, Istana Kepresidenan akan menjadi contoh yang luar biasa terhadap penggunaan energi baru terbarukan.

“Kami terharu karena istana menjadi garda depan dalam memerangi perubahan iklim dan menjadi contoh yang luar biasa, bahwa penggunaan energi baru terbarukan atau energi bersih ini menjadi suatu visi yang jauh ke depan,” ucapnya.

Istana Kepresidenan juga disebut menjadi bagian dalam memerangi perubahan iklim, melalui perubahan sumber aliran listrik di Istana Kepresidenan yang berbasis pada energi baru terbarukan (EBT) dengan emisi karbon nol/zero carbon emission.

“Pasokan listrik yang mengalir ke istana dengan adanya Renewable Energy Certificate yang diinisiasi dari Istana Kepresidenan ini, maka listrik yang masuk ke istana adalah listrik yang berbasis pada energi baru terbarukan dengan emisi karbon yaitu nol,” jelas Darmawan.

Pada kC dan simbolis KLBBesempatan tersebut, PT PLN (Persero) turut memberikan sertifikat RE kepada masing-masing Istana Kepresidenan yaitu Istana Kepresidenan Jakarta, Bogor, Cipanas, Yogyakarta, dan Tampaksiring. PT PLN (Persero) juga memberikan dukungan berupa kendaraan listrik untuk kelancaran kegiatan operasional Istana Kepresidenan.

"Kami juga ingin membantu bagaimana istana juga bisa menggunakan kendaraan listrik maupun motor listrik dimana tentu saja dengan pergeseran transportasi yang tadinya berbasis pada BBM, yang berbasis energi impor, energi yang jauh lebih mahal, energi yang lebih kotor, digantikan dengan transportasi yang berbasis pada listrik," ungkap Darmawan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini