Share

Test Drive Hyundai Stargazer dan Uji Coba Keiritan BBM, Kenyamanan Serta Fitur Inovatifnya

Syifa Fauziah, Okezone · Rabu 07 September 2022 20:23 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 07 52 2663006 test-drive-hyundai-stargazer-dan-uji-coba-keiritan-bbm-kenyamanan-serta-fitur-inovatifnya-uOPHlz5kt8.jpg Hyundai Stargazer di GIIAS 2022 (MPI/Tangguh Yudha)

HYUNDAI Stargazer merupakan salah satu produk mobil low MVP milik Hyundai Motors Indonesia. Mobil ini juga dikenal sebagai mobil keluarga yang irit, nyaman, dan dilengkapi dengan fitur canggih.

MNC Portal pun berkesempatan untuk menguji berbagai kecanggihan, kenyamanan, dan keiritan dari mobil tersebut. Acara bertajuk Stargazer Driving Day, A Journey with The Star itu berlangsung di Surabaya, Malang, dan Solo pada 5-7 September 2022.

Total ada 20 unit Hyundai Stargazer yang mengikuti mobil ini dengan tipe Prime. Hyundai mengajak 60 orang media dan pegiat otomotif dalam perjalanan dari Surabaya ke Malang untuk merasakan langsung keunggulan Stargazer dari segi performa, akselerasi dan kenyamanan berkendara.

 BACA JUGA:Hyundai Stargazer Bisa Konsumsi Pertalite? Begini Penjelasannya

Tiba hari pertama di Bandara Juanda, Surabaya, peserta disambut oleh Hyundai Stargazer, kemudian dilanjutkan dengan sesi pengenalan lebih dalam saat mengendarai mobil menuju lokasi pertama untuk sarapan dan mendapat informasi lebih mendalam mengenai keunggulan dari mobil tersebut.

 Ilustrasi

Hyundai Stargazer

Kesan pertama MNC Portal saat melihat mobil itu terlihat stylish dan dan sporty. Terutama pada bagian lampu depan dengan Horizontal DRL yang membuat mobil itu terlihat gagah.

Selain itu, terdapat juga Distinctive H Rear Lamp, desain lampu belakang berbentuk huruf H yang menjadikan unit ini mudah dikenali sebagai produk Hyundai, meski terlihat dari jauh.

Saat masuk ke dalam kabin, mobil yang ditumpangi MNC Portal menggunakan unit captain seat yang terasa nyaman dan mewah. Unit ini juga dilengkapi dengan Head Unit Audio berukuran 8 inci yang mendukung konektivitas smartphone dan wireless charging untuk ponsel.

Mobil unit ini dibekali mesin dan transmisi yang sama seperti Creta. Untuk bahan bakarnya sendiri menggunakan mesin 1.5 liter Smartstream dengan transmisi IVT dipercaya untuk mobil yang berorientasi keluarga ini. Tercatat tenaganya 113 hp dan torsinya 144 Nm.

 BACA JUGA: Tips Jaga Konsumsi Bahan Bakar Hyundai Stargazer Agar Tetap Irit

Awal perjalanan, MNC Portal dan rombongan melewati jalur jalan tol menuju kota Surabaya. Tim MNC Portal sempat mencoba semua mode mulai dari Eco, Sport, Normal, dan Smart. Salah satunya adalah Mode Sport. Mode ini digunakan untuk mengebut di jalan. Tim MNC Portal menancap gas hingga kecepatan 130 km per jam.

 

Saat dijajal, suspensi unit ini sangat halus. Meski melewati jalan yang tidak halus, guncangan tidak berasa. Selain itu juga mobil ini sangat kedap suara sehingga tak terdengar suara kendaraan dari luar.

Setelah beristirahat, Tim MNC Portal dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Malang dari Surabaya. Jaraknya memang tidak jauh, hanya memakan durasi 100 kilometer, Tim MNC Portal kali ini tidak menyetir dan menjadi penumpang di kursi belakang. Kursi captain seat terasa sangat nyaman dan ruang di kabin tengah terasa luas. Namun kursi itu terasa tidak nyaman ketika disetting agak lebih ditidurkan.

Yang menarik adalah di bagian tengah itu terdapat banyak kompartemen yang cukup banyak. Di bagian kursi belakang juga terdapat meja di meja sisi kiri untuk menaruh makan dan minum atau dijadikan sebagai meja kerja.

Di hari kedua, rekan media diberi tantangan untuk menguji keiritan BBM dari mobil tersebut. Uji keiriran BBM dari Hyundai Stargazer di jalan tol Malang ke Solo. Uji irit itu dilakukan tepatnya dari rest area KM 626 B menuju rest area KM 519 B.

Untuk tetap irit, mobil tersebut harus diubah ke mode eco, kemudian melaju dengan kecepatan 60-70 km per jam. Awalnya Tim MNC Portal menyalakan AC, namun di tengah perjalanan, AC dimatikan untuk menguji keiritan bahan bakar .

Dalam satu mobil itu diisi dengan berat sekitar 330 kg. Untuk memenuhi muatan itu, mobil juga dimuat dengan delapan karung beras di dalam bagasi.

Mengunakan kecepatan 60-65 km per jam, estimasi waktu sekitar 1,5 jam. Selama perjalanan itu melewati jalan yang menanjak dan turunan. Namun Tim MNC Portal harus berasa di kecepatan yang stabil.

Sesampainya di KM 519 B, mobil yang dikendarai Tim MNC Portal mencatat angka konsumsi BBM hingga 27,7 km per liter. Bahkan pada unit lain bisa mencapai hingga 30 km per liter.

 Ilustrasi

Mobil ini dilengkapi dengan fitur Smartsense. Perjalanan dimulai dari Surabaya menuju Golden Tulip, Batu, Malang. Selama perjalanan menuju lokasi, Tim MNC Portal merasakan pengalaman menggunakan fitur tersebut.

Salah satunya adalah Lane Keeping Assist (LKA). Fitur ini dirancang untuk mendeteksi marka jalan atau tepi jalan saat berkendara di atas kecepatan tertentu.

MNC Portal sempat mencoba ke arah jalur yang melewati marka jalan, kemudian sensor pada fitur tersebut menyala dan otomatis kemudi mengarahkan ke jalur tengah. Kemudian setir mobil tersebut mengarah ke tengah untuk menghindari dari marka jalan.

Selanjutnya ada juga fitur keselamatan lainnya seperti Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA), Rear Cross Traffic Collision Avoidance Assist (RCCA), Rear View Monitor (RVM), Safe Exit Warning (SEW), Driver Attention Warning (DAW) dan High Beam Assist (HBA).

Pengalaman MNC Portal menggunakan Stargazer saat memanfaatkan fitur keamanannya terbilang aman dan nyaman. Karena mobil baru terbilang sangat responsif, salah satunya adalah fitur Forward Collision-Avoidance Assist (FCA). Fitur tersebut bisa ngerem secara otomatis ketika ada barang yang dianggap membahayakan.

Tim MNC Portal beranggapan kalau fitur itu cukp menganggu penumpang dan pengemudi ketika ada barang kecil lalu sensornya menyala, mobil itu tiba-tiba akan berhenti mendadak. Sebenarnya fitur ini bagus untuk keamanan namun membuat kaget bila pengemudi dan penumpang tidak terbiasa.

Fitur keselamatan itu disempurnakan oleh High Beam Assist, Driver Attention Warning, dan enam airbag.

Sayangnya, Stargazer masih menggunakan rem tangan manual. Menurut pihak Hyundai hal itu dilakukan untuk membantu menyesuaikan pengguna yang tidak terbiasa dengan mobil matic.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini