Share

Kebiasaan Sepele Pengendara Mobil Jadi Pemicu BBM Boros

Fadli Ramdan, MNC Portal · Minggu 11 September 2022 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 11 52 2665108 kebiasaan-sepele-pengendara-mobil-jadi-pemicu-bbm-boros-jtKdHH94f1.jpg Ilustrasi mobil (freepik)

PENGENDARA mobil sebaiknya menghindari kebiasaan sepele yang menjadi pemicu borosnya BBM. Ini perlu dilakukan agar tidak perlu mengeluarkan banyak uang hanya untuk membeli BBM yang harganya saat ini sedang melambung.

Banyak hal yang dapat dilakukan pengendara mobil untuk mensiasati penghematan BBM agar tidak bolak-balik ke SPBU. Salah satu caranya adalah berkendara dengan bijak dan tak agresif di sepanjang perjalanan.

Pasalnya, di luar faktor mesin dan kondisi mobil, ada kebiasaan seorang pengendara yang menjadi pemicu mobil menjadi boros BBM. Padahal, kebiasaan tersebut tak diperlukan dan dapat ditinggalkan demi menghemat bahan bakar.

Agus Mustafa, Technical Support Nasional Auto2000 menjelaskan ada beberapa kebiasaan yang sulit ditinggalkan oleh masyarakat Indonesia dalam mengendarai mobil. Berikut beberapa contoh kebiasaan sepele yang tak perlu dilakukan untuk membuat mobil tak boros BBM.

Menginjak Pedal Gas Terus-menerus

Menemptkan kaki pada pedal ketika mobil berhenti akan akan membuat mesin berputar dengan cepat yang membtuhkan pembakaran tinggi. Itu memicu pemborosan BBM karena injeksi terus-menerus mennyemprotkan bensin ke ruang pembakaran.

“Sebaiknya kaki tidak menginjak pedal gas saat mobil berhenti. Kalau seperti itu mesin akan terus bekerja dan butuh pembakaran. Jika begitu, bensin jadi boros,” kata Agus kepada MNC Portal.

Selain menyebabkan mobil boros BBM, menginjak pedal terus-menerus saat keadaan diam juga menyebabkan kopling akan cepat habis dan rem bisa rusak. Ini akan mempercepat usia penggunaan dua komponen tersebut.

infografis

Ban Kurang Angin

Ban kempis atau kurang angin juga bisa menjadi pemicu mobil boros BBM karena daya gesek ke permukaan aspal semakin besar dan mobil menjadi berat. Ini memaksa mesin bekerja keras dan pembakaran tinggi demi mencapai tenaga yang dibutuhkan.

Melakukan pengecekan tekanan angin ban secara rutin sangat diperlukan untuk mencapai penggunaan BBM sesuai keinginan. Hal tersebut juga bisa dirasakan dari kemudi, yang mama ketika digerakkan terasa berat.

“Ban juga bisa jadi faktor mobil boros BBM. Untuk itu pastikan tekanan ban sesuai dengan yang telah direkomendasikan. Bisanya ada di pilar dekat pintu depan supir,” ujar Agus.

Membawa Beban Berlebihan

Sebagian besar masyarakat bisanya membawa banyak barang di dalam mobil yang sebenarnya tidak diperlukan. Padahal, ini bisa menjadi penyebab mobil menjadi boros BBM karena membutuhkan tenaga besar untuk menggerakkan roda.

Agus Mustafa menyarankan kepada pengendara mobil untuk membawa barang yang diperlukan untuk menghemat BBM. Menurutnya, itu juga akan membuat kabis mobil terlihat lebih rapi karena tidak banyak barang yang berserakan.

Menggunakan BBM Oktan Rendah

Demi menghemat pengeluaran, pengendara mobil biasanya mengisi BBM dengan harga yang paling murah yang memiliki RON 90 atau 89. Namun, sebenarnya itu akan membuat mobil lebih boros karena jenis BBM tersebut memiliki pembakaran yang kurang maksimal.

Penggunaan bensin yang tepat memungkinkan mesin bekerja dengan maksimal dan BBM bisa lebih hemat. Injeksi tak perlu menyemprotkan bahan bakar ke ruang pembakaran terlalu banyak sehingga BBM tidak boros.

Untuk itu, disarankan menggunakan BBM dengan RON 92 atau 95 agar pembakaran mesin lebih maksimal. Meski memiliki harga yang lebih mahal, secara keseluruhan uang yang dikeluarkan pengendara mobil tidak berbeda jauh.

Jarang Servis

Pengendara mobil biasaya tak memperhatikan batas waktu servis seperti yang disarankan setiap pabrikan. Ini menjadi pemicu mobil boros BBM yang diakibatkan beberapa komponen kotor sehingga kinerjanya tak maksimal.

“Kami sering menemukan konsumen yang jarang sekali servis mobil, mereka hanya mengganti oli. Padahal, kotoran yang menyumbat berbagai komponen bisa menyebabkan bensin boros,” ungkap Agus.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini