Share

Yuk Ketahui Risiko Mobil Sering Terkena Macet di Jalan

Asthesia Dhea Cantika, MNC Portal · Selasa 13 September 2022 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 12 52 2665793 yuk-ketahui-risiko-mobil-sering-terkena-macet-di-jalan-wdg9Tev8X2.jpg Ilustrasi mobil (freepik)

BAGI pengendara wajib mengetahui beberapa risiko jika mobil sering terkena macet di jalan yang jarang disadari pengemudi. Kemacetan menjadi salah satu masalah yang tak kunjung usai di beberapa kota besar di Indonesia.

Tak jarang kemacetan yang parah selama berjam-jam membuat para pengemudi stres dan bosan. Selain itu, mobil yang menyala saat macet dapat menyebabkan bekerja lebih keras daripada biasanya.

Jika tak dilakukan perawatan yang benar dapat menyebabkan kerusakan pada mobil. Lantas, apa saja risiko jika mobil sering terkena macet di jalan? Untuk mengetahuinya, simak ulasan okezone berikut ini.

Mobil Alami Overheat

Selain menghambat aktivitas, kemacetan yang parah juga menjadi pemicu utama terjadinya overheat. Pasalnya, mobil bekerja terlalu keras dan mesin terlalu panas, terlebih jika dengan kondisi komponen pendingin mesin yang tidak optimal.

Gejala paling umum mobil overheat adalah mobil sulit digas dan menyebabkan internal mesin jadi melengkung. Agar terhindar dari kondisi ini, sebaiknya selalu cek kondisi komponen pendingin seperti radiator, kipas radiator, sirkulasi air, dan kipas AC masih berfungsi dengan baik.

infografis

Mobil  Boros Bahan Bakar

Macet juga dapat menyebabkan rugi secara biaya. Sebab, saat terjebak macet, penggunaan bahan bakar akan lebih boros dari pada kondisi jalan normal.

Ketika terjebak macet, mesin harus tetap bekerja tanpa bergerak dan kerap melakukan stop and go. Jika hal ini terjadi terus-terusan, bukan tak mungkin biaya operasional harian menjadi melambung tinggi terutama untuk membeli BBM.

Komponen Rem Alami Bermasalah

Rem sebagai pengontrol laju kendaraan juga menjadi bagian yang berisiko terdampak dari jalanan macet. Masalah pada rem ini kerap terjadi, terutama pada mobil matic.

Lantaran sistem kerja mobil matic yang dapat bergerak maju bahkan tanpa digas, membuat pengemudi hanya bisa mengandalkan pedal rem berhenti dan mengatur laju kendaraan.

Agar tetap aman komponen rem selalu periksa kondisinya setiap saat, terutama sebelum berkendara di titik rawan macet.

Kualitas Oli Cepat Turun

Pada saat macet, mobil dalam kondisi diam atau bergerak lambat yang juga dikenal dengan stop and go. Saat keadaan ini, seluruh komponen mesin tetap bekerja dengan normal.

Artinya oli mesin akan tetap terus bersirkulasi layaknya mobil saat berjalan. Proses pelumasan setiap komponen yang bekerja dan bergesekan terus berjalan, walaupun jarak tempuh mobil tak bertambah.

Ini yang menyebabkan oli menjadi lebih cepat berkurang kualitasnya dan lebih cepat jenuh. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya mempertimbangkan penggantian oli lebih cepat dari jarak penggantian normal untuk menjaga mesin tetap prima.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini