Share

Tak Bisa Asal Jalan, Bus Wajib Lolos Uji Kir 6 Bulan Sekali Loh!

Fadli Ramdan, MNC Portal · Selasa 13 September 2022 13:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 13 52 2666235 tak-bisa-asal-jalan-bus-wajib-lolos-uji-kir-6-bulan-sekali-loh-eZCRRcmbUv.jpg Ilustrasi bus (dok Freepik)

KENDARAAN umum atau kendaraan niaga harus melakukan uji KIR setiap 6 bulan sekali. Salah satunya adalah bus yang memiliki trayek panjang atau pariwisata yang mengangkut banyak penumpang.

Istilah Kir berasal dari bahasa Belanda, Keur. Kir adalah proses yang dilakukan untuk menguji kelayakan kendaran secara teknis.

Kewajiban Kir tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 mengenai Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 53 ayat 1.

Pada ayat 2 tertulis mengenai kegiatan apa saja yang dilakukan saat pengujian. Perusahaan Otobus (PO) tentu saja tak ingin armadanya mengalami masalah akibat kendaraab tidak layak jalan, seperti kecelakaan yang baru terjadi di Wonosobo, Jawa Tengah.

Jika dicek di Kementerian Perhubungan, masa berlaku uji KIR bus tersebut telah berakhir pada Februari 2022.

Sebab itu, besar kemungkinan bus tersebut tidak layak jalan karena belum melakukan uji KIR sesuai waktu yang ditentukan. Padahal, ada banyak manfaat yang didapatkan ketika melakukan pengujian kelaikan jalan bus.

Ini diungkapkan CEO Bejeu Muhammad Iqbal bin Tosin. Dia menegaskan uji Kir bagi armada busnya sangat penting.

Ini menyangkut keselamatan banyak orang, maka itu penting untuk dilakukan pengecekan pihak lain.

“Uji Kir bukan hal penting atau tidak penting, tapi kebutuhan kami selaku PO bus. Memang perlu dilakukan pengujian secara berkala karena unit setiap hari jalan,” kata Iqbal ketika dihubungi MNC Portal Indonesia.

infografis

“Kami juga sudah mengikuti arahan pabrikan atau dealer dalam perawatan bus, tapi kami juga perlu diuji mulai dari rem, gas buang dan sebagainya oleh pihak lain, yang mana dalam hal ini Dishub," ujarnya.

 “Kita itu kan pelayan publik, saya kira itu sebuah kebutuhan. Ini juga menyangkut keselamatan orang lain. Maka dari itu lebih adil jika ada pihak luar yang melakukan pengujian,” kata Iqbal.

Dia menegaskan pihaknya juga melakukan perawatan secara rutin di pool pusat. Ini untuk memastikan bus tersebut layak jalan, meski dalam kondisi prima.

Salah satu hal yang masuk dalam uji Kir adalah gas buang yang kerap menghambat proses lulus pengujian. Maka itu, setiap armada bus Bejeu dipastikan mengganti oli dan filter oli secara teratur demi memastikan emisi masih dalam tahap aman.

“Sejauh ini untuk seluruh unit Bejeu aman-aman saja saat uji Kir. Tapi untuk beberapa unit kami yang lama tidak jalan saat pandemi Covid-19 itu ada masalah di gas buang dan pengereman,” kata Iqbal.

“Tapi, setelah dilakukan pergantian oli, ganti filter oli, dan setel pengereman, bus dipastikan laik jalan saat uji Kir,” ujarnya.

Untuk.perwatan berkala menimal setiap 20.000 km.

“Kami melakukan perawatan berkala sesuai yang disarankan dealer, yaitu setiap 20.000 km. Servis juga ada tingkatannya, kecil, menengah, dan besar. Untuk servis besar dilakukan setiap 4x20.000 km,” kata Iqbal.

“Dengan melakukan perawatan tersebut maka sudah dipastikan lolos uji Kir karena unit dalam kondisi prima,” ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini