Share

5 Model Motor Listrik Beredar di Indonesia, Bikin Perjalanan Ramah Lingkungan

Fadli Ramdan, MNC Portal · Jum'at 16 September 2022 00:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 15 53 2667869 5-model-motor-listrik-beredar-di-indonesia-bikin-perjalanan-ramah-lingkungan-AgiUXbqvzm.jpg Ilustrasi motor (dok Freepik)

TERDAPAT beberapa motor listrik mulai mulai kebanjiran peminat di Indonesia.

Modelnya yang lebih sporty membuat masyarakat sangat tertarik untuk memilikinya.

Selain dari segi desain, penawaran motor listrik yang lebih hemat dalam hal pengisian daya juga menjadi salah satu pemicu orang-orang beralih ke kendaraan listrik.

Pasalnya, untuk satu kali pengisian baterai motor dari nol hingga penuh hanya membutuhkan Rp5 ribu.

Bahkan, ada pabrikan yang menawarkan swap baterai secara gratis yang sudah tersedia di beberapa lokasi.

Motor listrik saat ini juga hadir dengan fitur dan spesifikasi yang jauh lebih baik, seperti yang dirangkum berikut ini:

1. ALVA One

Berada di bawah payung Ilectra Motor Group (IMG), ALVA One hadir dengan desain yang sporty dan fitur-fitur terkini. Motor ini ditujukan untuk bagi konsumen yang memiliki jiwa muda.

ALVA One memiliki dimensi yang cukup besar, yakni panjang 1.960 milimeter, lebar 755 mm, dan tinggi 1.200 mm. Lampu depan dan belakang juga telah menggunakan full LED dengan desain sporty.

Menggunakan ban 90/90 R14 di depan dan 110/80 R14 di belakang memudahkan motor ini melibas segala medan. Dari sisi pengereman sudah menggunakan cakram depan-belakang, lengkap dengan Combined Braking System (CBS).

ALVA One juga menjanjikan output maksimal 5,7 PS dan torsi 46,5 Nm dari hub drive motornya. Kecepatan tertinggi diklaim bisa mencapai 90 km/jam dengan mode e-Sport.

Jika menggunakan mode Eco, diklaim ALVA One dapat menempuh jarak hingga 70 kilometer hanya dalam satu pengisian.

infografis

2. Honda PCX Electric

Pada 2019, Astra Honda Motor merilis PCX Electrik untuk menunjukkan keseriusan mereka mengikuti perkembangan pasar otomotif listrik.

Namun, Honda PCX Electric belum dijual secara umum karena masih berbentuk prototipe yang membutuhkan banyak pengembangan. Tapi, motor ini dapat disewa oleh perusahaan atau instansi untuk mobilitas mereka.

Honda PCX Electric sendiri memiliki dua buah baterai lithium ion dengan kapasitas 20,7 Ah, yang dapat menghasilkan tenaga maksimum 4,2 kW atau setara 5,7 Ps. Motor ini dapat mencapai kecepatan maksimal hingga 65 km/ jam dan jarak tempuh maksimal 69 km.

3. Gesits

Gesits merupakan motor listrik pertama di Indonesia yang dikembangkan sejak 2018, dan saat ini telah dipasarkan secara luas. Ini juga merupakan program pemerintah dalam mendukung linkungan lebih bersih dan hemat energi.

Secara bentuk, Gesits sangat mirip dengan motor Honda Vario keluaran 2017, tapi memiliki bodi yang lebih ramping dan efisien. Ini untuk memungkinkan motor tidak memiliki hambatan angin yang terlalu besar sehingga menguras daya baterai.

Gesits dibekali baterai lithium ion 72 Volt/20 Ah, dengan daya 5 kW, yang dapat menempuh jarak 50 km dengan daya baterai penuh.

Untuk pengisian baterai dari nol hingga full membutuhkan waktu tiga sampai empat jam sesuai dengan daya listrik saat pengisian.

4. Viar Q1

Motor listrik ini muncul pada GIIAS 2019 lalu, yang diperkenalkan oleh PT Triangel Motorindo (TM) Viar Indonesia. Viar Q1 juga tertentuk hasil kerja sama antara Viar dengan Bosch, merek otomotif besar asal Jerman.

Berbeda dengan generasi sebelumnya, Viar Q1 lebih baik dengan menggunakan dua buah baterai lithium ion dengan kapasitas masing-masing sebesar 60 Volt.23 Ah. Ini diklaim dapat mencapai jarak tempuh hingga 120 km.

Untuk pengisian daya, Viar Q1 dapat dilakukan dengan cara pengisian ulang atau menukar baterai di lokasi yang telah ditentukan. Untuk itu, motor listrik ini banyak digunakan oleh perusahaan penyedia ojek online.

5. Selis

Menjadi pemain lama di bidang sepeda listrik, Selis kini ikut bersaing dalam industri otomotif listrik dengan mengeluarkan E-Max dan Agats.

Untuk Selis E-Max, skuter listrik ini memiliki tipe dengan jenis baterai yang berbeda, yakni SLA, lithium ion, dan dual lithium ion. Khusus lithium ion, memiliki jarak tempus 120 km dengan kecepatan maksimal 50 km/jam.

Sedangkan Selis Agats dibekali dengan baterai jenis SLA yang memiliki kapasitas 72 Volt/20 Ah. Jarak tempuhnya diklaim bisa menjadi 50 kilometer dengan kecepatan maksimal 60 km/jam.

Untuk Selis E-Max dual lithium ion dijual dengan harga Rp28 juta, dan Agats dibanderol dengan harga Rp19,9 juta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini