Share

Sekring Mobil Sering Putus, Yuk Ketahui Penyebabnya!

Fadli Ramdan, MNC Portal · Senin 19 September 2022 00:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 18 87 2669888 sekring-mobil-sering-putus-yuk-ketahui-penyebabnya-blBXd9eVHK.JPG Ilustrasi (Foto: Ist)

SEKRING pada mobil menjadi salah satu komponen sistem kelistrikan yang memiliki fungsi vital. Ini bekerja sebagai penahan atau pemutus aliran listrik jika suplai listrik berlebihan atau melebihi kebutuhan.

Sistem kelistrikan yang rusak biasanya akan membuat sekring putus atau meleleh. Tetapi, dengan begitu perangkat lain tidak rusak atau terbakar. Oleh sebab itu, kondisi sekring harus selalu diperhatikan dan dipastikan terpasang dengan benar.

Pemeriksaan sekring secara berkala dapat mendeteksi ciri-ciri awal komponen tersebut akan putus atau meleleh. Biasanya, akan terlihat warna hitam yang menandakan sekring terbakar.

Berikut penyebab sekring putus yang perlu Anda ketahui berikut cara mengatasinya, sebagaimana dikutip Okezone dari laman Daihatsu.co.id.

1. Arus listrik berlebihan

Penyebab utama yang sering terjadi adalah beban listrik pada sekring terlalu besar yang akan menyebabkan terbakarnya sekring dan meleleh. Beban listrik berlebih bisa disebabkan voltase yang digunakan terlalu kecil.

Jika hal tersebut terjadi, maka sekring harus diganti sesuai dengan ukurannya dan memeriksa aliran arus listrik yang membuat sekring terbakar. Penambahan perangkat kelistrikan biasanya menjadi penyebab terjadinya beban berlebih.

Infografis Tips Pilih Onderdil Mobil

2. Terjadi korsleting

Terjadinya arus pendek listrik atau korsleting listrik juga bisa menjadi penyebab sekring pada mobil putus. Biasanya ini disebabkan oleh arus listrik yang masuk pada sekring tidak stabil, sehingga bisa terjadi kerusakan.

Aliran arus listrik yang tidak stabil bisa membuat sekring putus karena mencegah terjadinya kerusakan pada sistem kelistrikan lainnya. Cara termudah adalah mencari bagian yang korslet agar tidak merambat ke bagian lain.

3. Kualitas sekring

Sekring mobil memiliki bentuk yang sama dengan motor, terbuat dari lempengan logam berbentuk pipih dengan dibalut plastik berbagai warna sebagai penanda ukuran. Kualitas yang kurang bagus, akan menyebabkan sekring cepat putus karena tak mampu menahan beban listrik.

Sekring dengan kualitas buruk juga dapat membuat mobil bisa alami kerusakan lainnya karena arus listrik yang disalurkan tidak stabil. Untuk itu, pastikan sekring memiliki logam yang kokoh sebelum terpasang pada soket sekring.

4. Soket sekring bermasalah

Soket atau rumah sekring juga bisa menjadi penyebab komponen ini sering putus dan meleleh. Biasanya terdapat kerak pada logam yang terdapat pada soket sekring yang menyebabkan aliran arus listrik tidak stabil.

Kotoran atau kerak tersebut akan membuar sekring lebih cepat panas dan membuat sekring mobil meleleh. Jika sudah terjadi seperti itu, pemilik kendaraan hanya perlu memperbaikinya dengan mengamplas atau menggantinya.

5. Penggunaan sekring tak sesuai ukuran

Sekring dapat dibedakan dengan warna yang juga terdapat angka di bagian atasnya sebagai penanda ukuran.

Jika menggunakan sekring tidak sesuai ukuran, maka bisa menyebabkan panas berlebihan yang dapat merusak sekring tersebut.

Biasanya, pada penutup rumah sekring sudah diberikan petunjuk ukuran sekring yang harus digunkan pada setiap komponen kelistrikan. Jika mengikuti arahan tersebut, dapat dipastikan sistem kelistrikan mobil tetap aman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini