Share

Apakah Mobil Xpander Bakal Rusak Tenggak Pertalite? Ini Jawabannya!

Danang Arradian, Koran Sindo · Kamis 22 September 2022 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 52 2672705 apakah-mobil-xpander-bakal-rusak-tenggak-pertalite-ini-jawabannya-css6eRs7C1.JPG New Xpander Cross (Foto: Memed/Okezone.com)

BAGI pemilik kendaraan sebaiknya mengetahui dampak mesin mobil Xpander tenggak BBM bersubsidi alias Pertalite

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengaku tidak masalah jika konsumen memilih menggunakan BBM bersubsidi alias Pertalite untuk varian Xpander dan Xpander Cross.

Direktur Sales dan Marketing PT MMKSI Tetsuhiro Tsuchida mengatakan, pihaknya memaklumi konsumen yang memilih memakai BBM Pertalite dibandingkan Pertamax karena adanya kenaikan harga cukup tajam (Pertalite Rp10 ribu dan Pertamax Rp14.500 per liter).

infografis

”Secara teknikal, tidak ada masalah menggunakan Pertamax ataupun Pertalite. Mobil tidak akan rusak,” ujar Tetsuhiro di Surabaya belum lama ini.

Jadi, tidak ada alasan jika konsumen takut menggunakan Pertalite yang dipercaya bisa membuat mesin Xpander dan bahkan Xpander Cross terbaru yang punya rasio kompresi 10,5:1 tersebut jadi cepat rusak.

Xpander dan Xpander Cross facelift 2022 sendiri merekomendasikan konsumen untuk menggunakan BBM dengan minimal angka RON 90 di mobil.

Ini sudah sesuai dengan kandungan oktan Pertalite dengan RON 90. Tetsuhiro juga mengatakan, soal irit atau tidaknya konsumsi BBM di mobil juga tergantung dari cara berkendara.

”Jika pengemudi tegang, marah, atau emosional, bisa jadi lebih buruk/boros konsumsi BBM-nya. Nah, Xpander Cross facelift 2022 dirancang sangat nyaman. Sehingga konsumen jadi lebih tenang dan bisa berkendara irit,” ungkapnya.

Disinggung soal elektrifikasi, PT MMKSI mengaku masih akan terus berdiskusi dengan Pemerintah Indonesia untuk menentukan kendaraan elektrifikasi seperti apa yang terbaik untuk pasar Indonesia.

New Xpander Cross

(Foto: MPI)

Saat ini, mereka sendiri sudah memasarkan kendaraan Plug In Hybrid (PHEV) Outlander PHEV 2.4L yang dibanderol Rp1.330,800.000. 

Mereka juga sedang melakukan studi pilot mobil listrik bergaya MPV Minicab MiEV study bersama sejumlah mitra logistik dan niaga.

”Kami tidak hanya fokus di mobil penumpang saja, tapi juga infrastruktur penunjang kendaraan listrik di Indonesia,” ujar Tetsuhiro. (nia)

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini