Share

Cerita PO SAN Larang Pengendara Merokok saat Angkut Penumpang hingga Didik Moril

Tangguh Yudha, MNC Portal · Sabtu 24 September 2022 08:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 23 52 2673296 cerita-po-san-larang-pengendara-merokok-saat-angkut-penumpang-hingga-didik-moril-JlxcDg6Xvd.jpg PO SAN (dok Bus Truck)

KEBIASAAN merokok rasanya tak bisa dipisahkan dari para sopir bus. Saking melekatnya kebiasaan tersebut, bahkan tidak sedikit dari mereka yang tetap melakukannya pada saat bertugas membawa penumpang.

Bagi sebagian besar perusahaan otobus (PO) kebiasaan merokok saat sedang bertugas membawa penumpang sah-sah saja dilakukan. Namun bagi PO lain hal ini dilarang, salah satu yang melarang keras adalah PO SAN atau Siliwangi Antar Nusa.

Para sopir dan kru lainnya yang bekerja di PO SAN tidak boleh merokok selama membawa penumpang. Saking kerasnya aturan diberlakukan, sampai-sampai perusahaan memasang kamera pengawas untuk menegakkan kedisiplinan.

PO bus asal Bengkuku, Sumatera tersebut memiliki tekad bahwa setiap pegawai yang bekerja harus punya sikap yang baik. Pasalnya tanpa sikap yang baik maka sulit untuk bisa memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpang.

Dalam tayangan YouTube PerpalZ TV, pemilik PO SAN, Hasanuddin Adnan mengatakan bahwa produk yang dijual oleh jasa transportasi sendiri adalah pelayanannya. Untuk itu para kru dituntut untuk selalu profesional dalam bekerja.

 infografis

"Kalau saya mengajarkan mereka (karyawan), kamu bekerja sebagai apa? Pengemudi pak, pengemudi itu sebagai apa? Menjalankan mobil pak, ya tapi apa di balik itu? Merek gak bisa jawab," ujar Hasanuddin Adnan dilansir MNC Portal Indonesia pada Sabtu (24/9/2022). 

"Saya bilang kamu pelayan. Kamu sampaikan ke diri kamu bahwa kamu pelayan penumpang. Jangan katakan kamu bos, kamu siapa siapa. Kamu jual pelayanan, beda dengan kamu jual pena atau kaos yang kelihatan wujudnya," lanjutnya.

Hasanuddin Adnan pun mengaku bahwa dalam merekrut karyawan. Hal utama yang menjadi tolak ukur adalah sikapnya yang baik. Menurutnya, percuma jika sopir memiliki kemampuan membawa bus yang handal kalau sikapnya sembarangan.

"Kalau saya gak bisa, orang mau masuk di sini dari PO apa saya tetap tes. Karena yang kita lihat bukan hanya skill tapi juga mental. Beberapa kali pernah terjadi dia punya skill bagus tapi attitude minus ya sorry, tidak bisa," ungkapnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini