Share

Cara Agar Masyarakat Beralih ke Kendaraan Listrik

Syifa Fauziah, Okezone · Jum'at 30 September 2022 18:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 30 52 2678410 cara-agar-masyarakat-beralih-ke-kendaraan-listrik-y6L2ie5J1l.jpg Ilustrasi (Freepik)

DALAM beberapa tahun terakhir, kendaraan listrik mencuri perhatian. Selain bentuknya yang semakin kekinian, mobil tersebut juga tidak menggunakan bahan bakar sehingga menjadi daya tarik sendiri bagi masyarakat.

Di Indonesia sendiri, pemerintah terus mendorong peralihan ke kendaraan listrik. Bahakn pemerintah sudah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan. Hal ini menjadi bukti bahwa Indonesia kini telah siap untuk masuk ke dalam era kendaraan listrik.

 BACA JUGA:Desainnya Futuristik! Ini Dia Review Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5 dari Captain Vincent

Meski demikian, belum banyak masyarakat yang memiliki kendaraan listrik, hal itu disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari ketersediaan barang hingga harga yang cukup mahal.

 

Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi DPP Partai Perindo, Yusuf Lakaseng mengatakan untuk membuat masyarakat beralih ke kendaraan listrik yang pasti harganya harus murah sama seperti mobil BBM.

“Kalau terjadi, mereka akan berpikir harga konsumsi BBM berganti listrik jauh lebih murah. Otomatis mereka akan beralih ke sana. Pekerjaan Rumah pemerintah dan negara harus jadi prioritas utama. Harus dirangsang masyarakat kita agar bermigrasi,” ujar Yusuf Lakaseng dalam Webinar Partai Perindo bertajuk 'Kesiapan Industri Otomotif Beralih ke Mobil Listrik', Jumat (30/9/2022).

 BACA JUGA:Kenali 4 Jenis Mobil Listrik Serta Variannya yang Beredar di Pasaran Saat Ini

Selain itu, menurut Yusuf ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU juga harus diperbanyak agar tidak membuat masyarakat khawatir ketika menggunakan kendaraan listrik.

“Horor banget bagi orang di tengah jalan habis baterai mau charge dimana. Makanya sudahlah instrumen regulasi sangat baik tapi itu aja nggak cukup. Kasih anggaran yang cukup ditaksir berapa biaya yang dipakai setiap tahun agar masyarakat bermigrasi. Jadi setiap tahun ada target berapa banyak bengkel, dan lain sebagainya,” tuturnya.

“Saya lihat pemerintah kita menargetkan 2030 ada 6 juta pengguna kendaraan listrik, itu target optimis. Kalau dilihat datanya yang belum satu juta itu target optimis. Tapi harus sesuai dengan intensif yang dilakukan pemerintah,” sambungnya.

 Ilustrasi

Yusuf juga menyarankan kepada pemerintah agar menjadikan penggunakan kendaraan listrik sebagai gaya hidup.

“Itu harus digalakkan agar masyarakat juga tertarik,” imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini