Share

Benarkah Pertalite Boros? Begini Cara Cek Konsumsi Bahan Bakar Secara Manual

Citra Dara Vresti Trisna, Okezone · Kamis 06 Oktober 2022 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 06 87 2681690 benarkah-pertalite-boros-begini-cara-cek-konsumsi-bahan-bakar-secara-manual-QbHJ6pGRVX.JPG Ilustrasi cara mengecek konsumsi bahan bakar di kendaraan. (Foto: Antara)

JAKARTA – Usai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi, masyarakat mulai mempertanyakan kualitas bahan bakar jenis Pertalite. Pasalnya, bahan bakar ini dinilai lebih boros atau lebih cepat menguap dibanding sebelumnya. Masyarakat juga menilai warna Pertalite jadi lebih keruh dibanding sebelumnya.

Menanggapi isu tersebut, Pertamina mengklaim bahwa tidak ada perubahan spek BBM jenis Pertalite. Segala standar bahan bakar bersubsidi ini telah diatur di dalam Keputusan Dirjen Migas No 0486.K/10/DJM.S/2017 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) BBM RON 90 yang Dipasarkan di Dalam Negeri.

Agar dapat membuktikan kebenaran isu tersebut, ada cara yang bisa dilakukan untuk mengecek kebenaran isu perubahan spek Pertalite di kendaraan dengan cara berikut.

Menggunakan metode full to full

Tidak ada acuan pasti mengukur pemakaian BBM di kendaraan. Namun, ada cara manual sederhana yang bisa dilakukan, yakni menggunakan metode full to full. Metode ini mengharuskan Anda mengisi penuh tangki bahan bakar dan menghitung berapa lama bahan bakar itu habis.

Kekurangan metode ini adalah tidak bisa mendapatkan hasil dengan cepat. Butuh kesabaran ekstra dan kejelian untuk dapat menghitung konsumsi bahan bakar. Metode full to full hanya efektif untuk orang yang memiliki rute yang sama setiap harinya. Sehingga hasil yang didapatkan bisa lebih akurat.

Mencatat odometer

Cara lain yang bisa dilakukan untuk mengecek konsumsi BBM di Odometer atau alat yang memperlihatkan jarak tempuh kendaraan sejak pertama kali digunakan. Cara ini relatif cukup mudah karena yang harus Anda lakukan adalah mencatat berapa angka atau kilometer yang tertera. Setelah itu, bandingkan hasil tersebut dengan bahan bakar yang tersedia.

Menghitung melalui odometer lebih akurat hasilnya bila menghitungnya usai memenuhi tangki bahan bakar dan menghitung berapa angka terakhir di odometer setelah bahan bakar habis.

Menggunakan metode MID

Metode lain yang bisa digunakan adalah multi information display. Metode ini jauh lebih baik dibandingkan dengan metode full to full yang manual. Metode ini dapat mengetahui jarak tempuh kendaraan dan mengetahui berapa konsumsi bahan bakar secara real time.

Meski lebih canggih dibandingkan metode full to full, ada kekurangan yang perlu diperhatikan saat menggunakan metode ini. Hal yang perlu diwaspadai saat menggunakan metode ini adalah memastikan kecepatan kendaraan dapat stabil atau tidak naik turun. Selain itu, kondisi jalan juga mempengaruhi konsumsi BBM.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini